in

Yakin dengan Kemampuan Diggia

Carlo Merlini/dok

HALO SEMARANG – Fabio Di Giannantonio, yang akrab dipanggil Diggia, dinilai bisa menjadi kuda hitam pada MotoGP 2022.

Dalam tes resmi di Sirkuit Jerez, Spanyol, November lalu, pembalap debutan asal Italia ini menunjukkan performa yang mengejutkan.

Dia menduduki urutan ke-19 dari 29 pembalap yang ikut tes.

Diggia tak terlalu jauh dibanding pemilik lap terbaik dari tim pabrikan Ducati, Francesco Bagnaia.

Diggia mempelajari banyak hal pada musim debutnya.

Direktur Komersial dan Pemasaran Gresini Racing, Carlo Merlini, yakin Diggia bakal bekerja sama dengan baik ketika balapan pertama musim dimulai di Qatar, Maret mendatang.

‘’Diggia sangat bersemangat. Secara keseluruhan, dia melakukan musim yang sangat baik dan dia membawa tim Gresini Moto2 kembali ke kemenangan, serta sejumlah podium,’’ tutur Merlini seperti dikutip dari The Race.

Carlo juga optimistis duet Diggia dan Enea Bastianini akan bisa kompak karena keduanya pernah berpasangan di Moto3 pada 2016.

‘’Seluruh karier mereka seperti rel kereta api paralel. Kami memiliki tim yang sangat bagus. Kami meminta Diggia untuk tidak terburu-buru, dan membiasakan diri dengan motornya dulu,’’ jelas Merlini.

Diggia (23) adalah produk dari sistem akademi tidak resmi mendiang Fausto Gresini.

Dia kali pertama bergabung dengan tim pada 2015 sebagai pengganti Andrea Locatelli yang mengalami cedera.

Diggia membela skuad Moto3 Gresini pada 2016, dan telah berkembang melalui jajaran tim sejak saat itu.

Dia melangkah ke Moto2 pada 2019, dan menutup musim pertamanya sebagai rookie terbaik.

Diggia lalu meraih kemenangan pertamanya, dan meraih tiga podium lagi untuk menutup 2021 di posisi ketujuh dalam klasemen akhir. (HS-06)

Tempatkan Sahabat di Atas Rival

Rumah Reyot di Atas Bengkok itu milik Kader, Ganjar: Boleh Saya Bangun?