HALO SEMARANG – PSIS harus mengawali seri ke-4 BRI Liga 1 2021/2022 dengan hasil negatif. Tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar takluk kepada Persija Jakarta dengan skor 1-2 di Stadion I Wayan Dipta, Kamis (6/1/2022) malam.
Meski menguasai jalannya pertandingan sejak menit awal, dan menciptakan banyak peluang, skuad Mahesa Jenar dipaksa takluk oleh dua gol striker Persija, Marko Simic pada menit 15′ dan 68′. Sementara satu-satunya gol balasan PSIS dicetak oleh Eka Febri Yogi Setiawan pada menit 20′.
Namun, hasil tersebut tidak membuat asisten pelatih PSIS, Achmad Resal Octavian kecewa. “Saya bangga dengan kerja keras pemain saya semuanya. Kami aplaus buat mereka karena mereka menunjukkan kerja keras di dalam pertandingan tadi,” tegas Rezal dalam jumpa pers usai pertandingan.
Menurutnya, PSIS bermain dengan sangat baik. Tim Kota Lumpia unggul dalam penguasaan bola hingga jumlah tembakan. Namun, anak asuhnya terlalu asyik menyerang. Sehingga dimanfaatkan oleh Persija yang unggul dalam mengelola pertahanan. Kemampuan individu setiap pemain Persija juga bagus sehingga membuat PSIS mengalami kesulitan menciptakan peluang.
“Kalau menurut saya kendalanya karena Persija bagus dalam bertahan, akhirnya pemain kami lupa akan bertahan. Tapi kembali lagi, ini sepak bola, ada menang, ada kalah dan ada seri,” Resal menambahkan.
Resal tak menampik bahwa belum hadirnya pelatih kepala PSIS, Dragan Djukanovic juga berpengaruh. Meskipun game plan yang dipakai sudah dikomunikasikan, namun tetap ada kedalaman yang kurang.
“Secara langsung pasti berpengaruh, tapi kami selalu komunikasi dengan coach Dragan tentang apa game plan melawan Persija. Sebenarnya game plan yang kami siapkan lawan Persija berjalan, cuma di lapangan hasil memang buat Persija,” tandasnya.
Dengan hasil ini, PSIS bahkan harus mengalami penurunan hingga berada di posisi ketujuh klasemen sementara Liga 1. Sementara itu, Persija Jakarta mulai merangkak naik ke posisi keenam.(HS)