HALO DEMAK – Pemerintah Kabupaten Demak menargetkan bisa memberikan vaksin Covid-19 pada 114.516 anak berusia 6 sampai 11 tahun, dalam waktu 12 hari. Untuk membantu pencapaian target tersebut, Polres Demak meluncurkan Program Vaksinasi Anak Kota Wali atau yang disebut Si Sakti, dengan menggelar vaksinasi di SD atau yang sederajat.
Melalui program ini, Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono meminta jajarannya berupaya mempercepat pencapaian target vaksinasi Covid-19 tersebut. Terlebih, menurut penilaiannya, anak-anak sebenarnya antusias untuk divaksin.
“Saya minta jajaran Polres Demak, berinisiatif dalam percepatan vaksinasi anak di Kabupaten Demak,” kata dia, dalam peninjauan ke lokasi vaksinasi anak di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 5 di Desa Mlaten, Selasa (4/1)
Kapolres menyebut anak-anak jauh lebih mudah dikoordinasikan. Mereka hanya harus masuk sekolah seperti biasa, untuk kemudian mengikuti vaksinasi. Dengan cara itu, capaian di setiap wilayah bisa terus meningkat.
“Sedikit lebih cepat untuk anak-anak karena anak-anak mengoordinasikannya mudah, mereka datang ke sekolah, masuk seperti biasa, di cek lalu disuntik vaksin,” ujarnya.
Kapolres menargetkan seluruh anak di Kabupaten Demak menerima suntikan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun
“Lakukan vaksinasi anak dengan berbagai metode dan inovasi sehingga vaksinasi tidak menakutkan bagi anak. Beri rasa aman dan tenang agar pembelajaran tatap muka berjalan lancar,” kata dia.
Sementara itu dalam vaksinasi di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 5 di Desa Mlaten, petugas Polri dan TNI, nampak mendampingi dan membujuk anak-anak itu, agar berani disuntik.
Ada pula petugas membantu membukakan kemeja anak yang akan disuntik. Dalam peluncuran Si Sakti, tampil pula badut sulap yang menghibur anak-anak itu.
Sebelumnya dalam Rakor Vaksinasi Covid-19 pada Anak 6-11 tahun, di Ballroom Wakil Bupati, Sekda Demak Singgih Setyono menekankan jajarannya agar memacu pelaksanaan vaksinasi untuk anak pada kelompok usia tersebut.
Dia mengemukakah Pemerintah Kabupaten Demak, menargetkan bisa memberikan vaksin Covid-19 pada 114.516 anak berusia 6 sampai 11 tahun, dalam waktu 12 hari.
“Agar target tersebut tercapai, Kecamatan harus mencapai target minimal vaksin sebanyak 9.990 dosis. Setiap Puskesmas sehari minimal sebanyak 365 dosis,” kata Sekda Demak Singgih Setyono.
Menurutnya ada berbagai cara untuk mempercepat pencapaian target tersebut, termasuk tak hanya menyasar siswa SD atau sederajat, melainkan juga anak-anak berusia minimal 6 tahun yang akan masuk ke SD.
Selain itu penyelenggaraan vaksinasi juga perlu dibuat menarik. Anak-anak perlu dibujuk atau diberi hadiah, agar vaksinasi menjadi kegiatan yang menyenangkan.
“Anak yang disuntik pertama adalah mereka yang berani. Kemudian ditanya sakit gak ?. Kalau bilang nggak, maka yang lain itu akan mau. Atau sistem siapa yang divaksin pertama kali akan diberi hadiah,” kata dia.
Namun dirinya juga mengingatkan, meskipun target yang ingin dicapai yaitu 6-11 tahun, tetapi vaksinasi untuk non anak juga harus tetap berjalan.
“Saya harap bisa bekerja sama dengan baik. Saya minta tolong ini dilakukan untuk melindungi anak-anak kita karena mereka memang rawan terkena virus ini,” kata dia.
Pentingnya vaksinasi untuk anak-anak dan masyarakat umum ini, disampaikan pula oleh Kadinkes Demak, Guvrin Heru Putranto. Dia mengemukakah cakupan vaksinasi Covid-19 untuk wilayah Kabupaten Demak, saat ini sudah berada di atas 75,12 persen.
Walaupun demikian, angka tersebut masih di bawah cakupan vaksin dosis pertama di Jateng yang sudah mencapai 79 persen. Karena itu upaya vaksinasi perlu dipacu, agar melebihi angka rata-rata Jateng.
“Minimal Demak harus mencapai 80 persen, dan ini perlu perhatian semua pihak,” kata dia. (Pur, HS-08)