
HALO SEMARANG – Hingga saat ini Pemkot Semarang belum menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) dalam penanganan wabah virus corona di wilayahnya. Meski hingga saat ini, jumlah pasien positif corona (covid-19) di Kota Semarang semakin meningkat sejak beberapa hari terakhir.
Berdasarkan data website resmi Pemerintah Kota Semarang yakni siagacorona.semarangkota.go.id pada Jumat (27/3/2020) pukul 15.30, total positif covid-19 sebanyak 20 pasien, satu di antaranya telah meninggal dunia beberapa waktu lalu.
Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 124 orang. Empat di antaranya dinyatakan negatif, dan lima orang di antaranya telah meninggal dunia tapi dinyatakan bukan karena corona. Saat ini, PDP yang masih dirawat di rumah sakit sejumlah 115 pasien.
Sementara, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Kota Semarang ada 1.300 orang. Sebanyak 529 orang telah selesai dilakukan pemantauan, sedangkan 771 orang masih dalam pemantauan.
Meski jumlah pasien positif corona terus bertambah, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menegaskan, Pemerintah Kota Semarang belum menetapkan status kejadian luar biasa (KLB). Menurutnya, beberapa kota di Indonesia sedang mengalami hal yang sama, yakni persoalan wabah virus corona.
“Buat apa kami harus menyampaikan sesuatu yang kesannya menakut-nakuti masyarakat. Ini luar biasa loh. Ya sudah pada tahu, ekonomi sulit, yang positif banyak, PDP meningkat,” ujar Hendi, sapaannya, Jumat (27/3/2020).
Menurut Hendi, hal terpenting saat ini adalah terus mensosialisasikan bahaya covid-19 kepada masyarakat. Pemkot Semarang terus meminta masyarakat untuk melakukan anjuran-anjuran pemerintah dan mampu menahan diri untuk tidak berpergian ke luar rumah.
“Sekarang yang penting mensosilalisasikan bahaya covid. Masing-masing individu mampu menahan diri di rumah,” ucapnya.
Lebih lanjut, Hendi mengatakan, Pemkot Semarang berupaya secara maksimal melakukan penanganan covid-19. Tracking terhadap masyarakat yang pernah kontak dengan pasien positif maupun PDP terus dilakukan. Masyarakat yang masuk dalam kategori ODP juga tak luput dari perhatian pemkot. Pihaknya menyediakan sembako untuk memenuhi kebutuhan mereka.(HS)