in

DPRD Jateng: Pasti Ada Bansos Tunai Yang Tidak Tepat Sasaran

Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah, Abdul Hamid.

 

HALO SEMARANG – Pemerintah secara resmi melanjutkan program bantuan sosial (bansos) tunai kepada masyarakat yang terdampak Covid-19. Perpanjangan dilakukan hingga bulan Juni mendatang.

Ketua Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah, Abdul Hamid mengatakan, pihaknya akan terus mengawal dan mengawasi bansos tunai tersebut agar tepat sasaran.

“Penerimanya sudah didapatkan siapa-siapa saja. Tinggal kita mengawal saja tepat atau tidaknya,” kata Hamid kepada halosemarang.id, Selasa (25/5/2021).

Menurutnya, pengawasan terhadap bansos tunai tidaklah mudah. Sebab, sesuai sasaran atau tidaknya bansos tunai tersebut dapat diketahui setelah penyaluran dilakukan. Terlebih, pihaknya juga tidak memiliki kewenangan lebih selain mengawal saat penyaluran.

“Baru ketahuan jika sudah terlaksana, karena itu pengelolaan langsung di pusat kita hanya mengawal di distribusinya,” imbuhnya.

Hamid menerangkan, salah satu faktor sulitnya pemantauan dalam mengawal bansos tunai adalah jumlah orang kurang mampu dan pengangguran baru yang terus bertambah di masa pandemi Covid-19.

“Selalu diperbaiki dan diupdate terus, karena masa pandemi ini agak sulit juga untuk melakukan verifikasi data orang kurang mampu baru, pengangguran baru dan sebagainya,” terang Hamid.

Pihaknya sebagai lembaga yang mengawal bansos di Jawa Tengah terus mendorong pelaksanaan evaluasi untuk menemukan kendala-kendala distribusi bansos tunai.

“Pasti ada yang tepat sasaran jika disampling, sehingga membutuhkan verivikasi dari tingkatan desa sampai pusat penyelenggara dari bansos tunai tersebut,” tutupnya.(HS)

Fisik Pemain PSIS Terus Digenjot Sebelum Libur Hari Raya Waisak

Ini Sosok Letjen TNI Ganip Warsito, Kepala BNPB Yang Dilantik Jokowi