in

Lebih Istimewa dari Gelar LaLiga 2014

Diego Simeone/dok.

 

HALO SPORT – Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone menilai gelar juara LaLiga (Liga Primer Spanyol) musim 2020-2021 terasa lebih istimewa.

Pasalnya, dibanding titel pada 2014, gelar kali ini diraih Atleti dalam kondisi sulit gara-gara pandemi virus korona.

‘’Rasanya berbeda. Dunia menghadapi situasi yang sangat buruk, dan saya berharap kami memberi kebahagiaan untuk banyak orang,’’ ungkap Simeone seperti dilansir dari Marca.

Pria asal Argentina ini mengucapkan terima kasih kepada semua elemen tim yang terlibat. Dia ingin pasukannya tetap dengan tujuan yang sama setiap menitnya.

Ini merupakan gelar juara kedelapan yang dimenangi Los Colchoneros bersama Simeone. Pada pekan terakhir (pertandingan ke-38), Los Rojiblancos menundukkan Real Valladolid 2-1.

Simeone (51) sebelumnya mempersembahkan juara LaLiga 2014, Liga Europa (2012, 2018), Piala Super Eropa (2012, 2018), Copa del Rey (2013), dan Piala Super Spanyol (2014).

Pencapaian itu menegaskan status Diego sebagai legenda Atleti. Dia tiba di Madrid sejak 2011.

Simeone tercatat sebagai pelatih dengan gelar juara terbanyak di klub. Los Colchoneros sudah mengoleksi 11 titel kampiun LaLiga.

Diego dikenal aktif di pinggir lapangan saat skuadnya berlaga. Semasa bermain, dia pernah membela Velez Sarsfield, Pisa, Atleti, Inter Milan, Lazio, dan Racing Club.(HS)

Kenal Dari Medsos, Wanita di Kendal Dirampok “Pacar”, Motor dan Perhiasan Lenyap

Sarankan Marquez Ubah Cara Pendekatan