in

Imbas Larangan Mudik Lebaran, Museum Lawang Sewu Sepi Pengunjung

Salah satu destinasi wisata di Kota Semarang, Gedung Lawang Sewu tetap dibuka selama libur Lebaran tahun 2021.

 

HALO SEMARANG – Imbas kebijakan larangan mudik dari pemerintah pusat pada 6 Mei-17 Mei 2021 lalu, justru membuat sejumlah objek wisata di Kota Semarang seperti Lawang Sewu dan Grand Maerakaca sepi pengunjung.

Sedangkan di Semarang Zoo atau dikenal Bonbin Mangkang, mulai ramai pengunjung baru pada H+3 Lebaran atau Minggu (16/5/2021) yang mencapai 5 ribu orang lebih.

Padahal biasanya objek wisata di pusat Kota Semarang misalnya di Grand Maerakaca dan Lawang Sewu, selama ini banyak diminati wisatawan dari dalam maupun luar Semarang saat libur Lebaran.

Manager Museum Lawang Sewu dan Indonesia Railway Museum, Trisna Cahyani mengakui bahwa adanya pembatasan dan larangan mudik mempengaruhi kunjungan wisata ke Lawang Sewu. Pasalnya pengunjung yang datang biasanya dari luar kota.

“Hari H Lebaran kami tutup, baru buka H+1 dan sampai Minggu (16/5/2021). Hari pertama buka pengunjung sangat sepi, tidak sampai 1.000 pengunjung yang datang perharinya,” tuturnya.

Pada periode yang sama tahun 2020 lalu, kata dia, kunjungan ke Lawang Sewu sendiri setiap harinya bisa mencapai 16 ribu pengunjung.

Sementara itu, Direktrur PT. Semarang Zoo, Choirul Awaluddin mengatakan, peningkatan pengunjung paling besar terjadi pada hari terakhir libur Lebaran, Minggu (16/5/2021) dibandingkan pada hari H lebaran ataupun H+1 dan H+2.

“Hari pertama dan kedua cenderung sepi, hari kedua ada sekitar 1.000 pengunjung. Puncaknya pada hari Minggu kemarin yang mencapai 5 ribu pengunjung,” katanya.

Ia menjelaskan, dengan kapasitas 30 ribu pengunjung, Semarang Zoo hanya memberlakukan 20 persen dari okupansi yang ada untuk penerapan protokol kesehatan. Mayoritas pengunjung pun menurutnya adalah wisatawan lokal yang berasal dari Semarang dan sekitarnya.

“Mayoritas masih wisatawan lokal, dari Semarang, Kendal, Demak, Ungaran dan yang terjauh dari Pekalongan dan Batang,” pungkasnya.

Direktur PT PRPP, Titah Listyotini mengatakan, untuk jumlah pengunjung pada tahun 2021 ini turun dari tahun 2020 lalu. Yang mana pada hari H Lebaran saja hanya ada 500 pengunjung.

“Dan pada H+1 Lebaran atau Jumat (14/5/2021) ada sekitar 1.800 dan H+2 Lebaran atau Sabtu (15/5/2021) sekitar 2.300 pengunjung,” katanya, baru-baru ini.

Sedangkan, jumlah pengunjung pada hari Minggu (16/5/2021), kata dia, tidak siginifikan dan hampir sama dengan jumlah pengunjung pada hari sebelumnya.

“Meski begitu kami tetap lakukan pengantrean dan pembatasan masuk pengunjung,” ujarnya.(HS)

Ganjar Minta Semua RS Siaga, Antisipasi Lonjakan Covid-19 Pasca Lebaran

Karena Masalah Nota Penjualan, Anak Kandung Aniaya Ayahnya Hingga Meninggal Dunia