
HALO SEMARANG – Terjadi kebakaran di kamar kos di Jalan Pusponjolo Selatan RT 6 RW 3, Bojongsalaman, Semarang Barat, Jumat (7/5/2021) sekira pukul 05.00 WIB.
Korban diketahui bernama Alip Surani alias Ratna (31) warga Perbalan, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang.
Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Saat ini pihak kepolisian dari Tim Inafis Polrestabes Semarang dan Polsek Semarang Barat tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Sementara itu, kondisi di ruangan kamar kos korban Air Conditioner (AC) tampak terbakar. Kasur korban juga sebagian terbakar.
Saleh Sudibyo, Ketua RT 6 mengatakan, kejadian ini sempat membuat warga geger lantaran informasi simpang siur terkait meninggalnya korban.
“Ya nanti kami cek CCTV sebab di dekat lokasi kejadian ada CCTV,” katanya.
Dia menambahkan, mendapatkan laporan kebakaran pada pukul 04.00.
Saat itu pintu kamar kos korban dalam keadaan terkunci. Kemudian warga datang mendobrak untuk memastikan ada korban yang masih di dalam.
Setiba di dalam kamar tubuh korban ditemukan dalam keadaan tengkurap dengan kondisi masih mengenakan pakaian komplet.
“Kamar sudah penuh asap, saya lihat tubuh korban keadaan tengkurap,” bebernya.
Dia mengatakan, korban bekerja sebagai pemandu lagu. Informasi dari warga sekitar, korban juga sering menerima tamu di kosnya.
“Kami dari pihak RT baru-baru ini mendapatkan informasi tersebut, namun ketika hendak dipastikan sudah ada kejadian ini,” paparnya.
Tetangga kos korban, Margareta Yosefa menuturkan, sebelum kejadian tidak ada kegaduhan di sekitaran kamar korban.
Dia menerangkan terakhir kali dia bertemu korban setelah mendatangi kamarnya untuk meminjam korek pada pukul 02.00 WIB.
“Nggak ada suara gaduh, cuman terakhir pas jam 2 itu dia nyanyi-nyanyi terus minjem korek ke kamarku. Kemudian pukul 03.30, pas aku keluar kok sudah ada asap,” tuturnya.
Kemudian, lanjut Margareta, dia meminta penjaga kos mendobrak pintu kamar kos korban untuk memastikan apakah ada korban di dalam kamar.
“Tak suruh dobrak tak suruh pecah kaca lah, biar tau ada korban apa enggak dan ternyata memang ada korban. Kalau soal tamu saya kurang tahu, soalnya juga jarang pulang ke sini (kos). Kalau pekerjaan korban sehari-hari ya nyanyi,” imbuhnya.
Saat ini jenazah sudah dibawa ke RSUP Kariadi untuk proses lebih lanjut. Sementara pihak kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebab korban meninggal.(HS)