in

Hitung Ulang Anggaran, Pemkab Kebumen Pangkas Hibah dan Bansos Rp26,96 Miliar

Acara peningkatan Nilai Integritas bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Kebumen, yang digelar di Rumah Berdaya, Kompleks Pendopo Kabumian, Selasa (13/10/2026). (Foto : kebumenkab.go.id)

 

HALO KEBUMEN – Pemerintah Kabupaten Kebumen melakukan penyesuaian anggaran, antara lain dengan mengurangi anggaran hibah dan bantuan sosial sebesar Rp. 26,96 miliar.

Penyesuaian ini menjadi bagian dari upaya memastikan belanja daerah lebih tepat sasaran, tanpa mengabaikan kebutuhan masyarakat yang berhak menerima bantuan.

Hal itu mengemuka dalam acara Peningkatan Nilai Integritas bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Kebumen, yang digelar di Rumah Berdaya, Kompleks Pendopo Kabumian, Selasa (13/10/2026).

Acara dihadiri pula oleh Kasatgas Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Wilayah Jawa Tengah KPK RI, Azril Zah.

Lebih lanjut dijelaskan, dalam penyesuaian itu, anggaran untuk hibah ikut turun signifikan dari Rp83,28 miliar menjadi Rp60,16 miliar, sementara bantuan sosial juga berkurang dari Rp6,22 miliar menjadi Rp2,36 miliar.

Pemkab juga mencatat penghematan Rp3,08 miliar melalui pengadaan barang dan jasa secara terkonsolidasi.

Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, seperti dirilis kebumenkab.go.id, menyampaikan bahwa pembenahan tata kelola keuangan, turut dilakukan melalui tindak lanjut 22 rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sebagian besar rencana aksi telah diselesaikan, sementara sisanya masih dalam proses sesuai tenggat waktu.

Dalam kegiatan di Rumah Berdaya, Selasa (13/10/2026), Kasatgas Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Wilayah Jawa Tengah KPK RI, Azril Zah, mengingatkan tiga area yang perlu diawasi, yakni perencanaan anggaran, pengadaan barang dan jasa, serta mutasi dan promosi jabatan.

Pemkab Kebumen juga melaporkan skor Survei Penilaian Integritas (SPI) sebesar 78,02, di atas rata-rata Jawa Tengah 73,28 dan nasional 73,30.

Penyesuaian anggaran tersebut perlu diikuti keterbukaan mengenai penggunaan dana dan dampaknya terhadap penerima bantuan.

Dengan demikian, masyarakat dapat mengetahui apakah penghematan benar-benar menghasilkan belanja yang lebih tepat sasaran dan pelayanan publik yang tetap terjaga. (HS-08)

 

 

Tingkatkan Pariwisata Daerah, Sekda Purworejo Dorong Pemangku Kepentingan Berkolaborasi

Pastikan Ternak Sehat, Distanparik Pemalang Gelar Pelayanan Kesehatan Hewan di Desa Longkeyang