in

Diselenggarakan Perdana, Ekstra Fair 2026 Jadi Panggung Pelajar Sragen Unjuk Kreativitas

Ekstrakurikuler Fair 2026 yang untuk kali pertama digelar oleh Gerakan Sukowati Mengajar Kabupaten Sragen, di Taman Krido Anggo, baru-baru ini. (Foto : sragenkab.go.id)

 

HALO SRAGEN – Pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Sragen, mendapat kesempatan menampilkan kreasi dan keterampilan mereka dalam Ekstrakurikuler Fair (Ekstra Fair) 2026, yang untuk kali pertama digelar oleh Gerakan Sukowati Mengajar (GSM) Kabupaten Sragen di Taman Krido Anggo, baru-baru ini.

Ketua GSM Kabupaten Sragen, Febi Eko Cahyono mengatakan, Ekstra Fair 2026 menjadi momentum bagi GSM, untuk menunjukkan kemampuan anak muda, tidak hanya tumbuh di wilayah perkotaan, tetapi juga dari pelosok desa.

Selama tiga tahun, GSM konsisten terjun ke berbagai daerah pelosok, untuk mendampingi dan mendorong perkembangan generasi muda.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan keterampilan dan memupuk potensi pemuda Sragen. Mari terus tingkatkan keterampilan kita, pupuk semangat, jangan bosan berbuat baik dan terus mengabdi kepada Sragen,” kata dia, seperti dirilis sragenkab.go.id.

Febi menambahkan, GSM juga terus memperluas kiprahnya di bidang kepemudaan. Salah satunya dengan berhasil mewakili Kabupaten Sragen dalam ajang Pemuda Pelopor tingkat Provinsi Jawa Tengah yang akan berlangsung November mendatang.

Bupati Sragen Sigit Pamungkas mengapresiasi Ekstra Fair 2026, sebagai ruang bagi anak muda untuk berani tampil, mengekspresikan kemampuan, dan menunjukkan keunikan masing-masing.

Ia menilai kreativitas yang ditampilkan menjadi potensi yang membanggakan bagi Sragen sekaligus layak mendapat dukungan untuk terus dikembangkan.

“Ini adalah sebuah kreasi yang membanggakan bagi kita semua. Anak-anak muda berani tampil dengan ekspresif, sepenuh kemampuan yang dimiliki dan dengan keunikan masing-masing. Ini menunjukkan bahwa anak-anak Sukowati sangat membanggakan,” kata Sigit.

Ia berharap para pelajar terus mengembangkan kreativitas dan keterampilan melalui berbagai kegiatan positif sehingga mampu menjadi generasi muda yang produktif dan memberikan kontribusi bagi masyarakat.

Sementara itu, Reva Ayu Agustiani, peserta dari ekstrakurikuler Ratoh Jaroe SMKN 1 Sragen, menilai Ekstra Fair 2026 menjadi kesempatan menarik bagi pelajar, untuk menunjukkan bakat mereka.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat digelar secara rutin, sehingga semakin banyak pelajar dan kelompok ekstrakurikuler di Sragen yang terlibat.

“Menurut saya kegiatan Extra Fair ini sangat keren. Kalau diadakan setiap tahun, bisa lebih meriah karena menjadi kesempatan bagi ekstra dan organisasi di Sragen untuk menampilkan bakat-bakat mereka. Kita juga bisa saling mengenal karena ternyata banyak sekali orang berbakat dan ekskul yang keren di Sragen,” ujarnya. (HS-08)

Ringankan Beban Akibat Bencana, Ahmad Luthfi Bantu Uang Kuliah hingga Kos Mahasiswa NTT di Jateng

Persiapan Menuju Grand Final, 12 Pasang Finalis Duta Genre Sragen Ikuti Pembekalan