HALO KENDAL – Dua warga Perumahan Rahayu Mutiara Indah Blok B, Kelurahan Bandengan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di rumahnya, Sabtu sore (29/8/2026).
Jasad Enang Nurudin Pratama dan anak tirinya, AK (7), ditemukan dalam kondisi berbeda. Enang ditemukan tergantung di depan kamar, sedangkan AK tergeletak di kamar tidur.
Penemuan bermula saat nenek AK meminta bantuan tetangga yang bernama Solikhun untuk mengecek rumah korban yang terkunci dari dalam.
Saat pintu dibuka, Solikhun melihat Enang dalam kondisi tergantung dan langsung melapor kepada polisi.
Kapolsek Kendal Kota, Iptu Sanhaji membenarkan kejadian tersebut. Kedua jenazah kemudian langsung dievakuasi ke RSUD dr H. Soewondo Kendal untuk pemeriksaan lebih lanjut dan visum.
“Benar ada laporan penemuan dua jasad warga perumahan di wilayah Kelurahan Bandengan yang meninggal dunia. Kondisinya satu orang gantung diri di depan kamar, satunya lagi yang anak-anak tergeletak di kamar tidur,” ungkap Kapolsek.
Dari pemeriksaan luar, polisi menemukan tanda kekerasan pada tubuh AK. Sementara sang ayah tiri, Enang, dinyatakan meninggal dunia akibat gantung diri.
Polisi masih menyelidiki penyebab kematian AK dan belum menyimpulkan siapa yang menyebabkan luka pada tubuh korban.
Hingga kini juga belum ditemukan barang milik korban yang hilang maupun kerusakan di dalam rumah.
Ibu AK, Durrotus Saniyah, diketahui sedang bekerja di luar negeri.
Polisi masih memeriksa sejumlah saksi dan keluarga, termasuk mendalami keterangan ibu korban untuk mengungkap rangkaian kejadian tersebut.(HS)

