HALO KENDAL – Kapolres Kendal AKBP Ratna Quratul Ainy mengingatkan para pelajar agar tidak terjerumus dalam aksi tawuran, kelompok “kreak”, maupun penggunaan senjata tajam. Menurutnya, perilaku tersebut bukan cara untuk mencari jati diri, melainkan justru dapat menghancurkan masa depan.
Pesan itu disampaikan Ratna saat memimpin Apel Pembinaan Pelajar di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kendal, Kamis (27/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya preventif kepolisian untuk membentengi generasi muda dari berbagai bentuk kenakalan remaja.
Dalam arahannya, Ratna secara khusus menyoroti fenomena kelompok “kreak”, tawuran, serta penggunaan senjata tajam yang belakangan dinilai meresahkan masyarakat. Ia meminta para siswa tidak mudah terpengaruh konten negatif di media sosial yang justru menjadikan perilaku tersebut seolah-olah sebagai sesuatu yang keren.
“Jangan mencari jati diri atau ingin terlihat keren dengan melakukan kegiatan yang tidak baik. Itu hanya akan merusak masa depan kalian,” tegas Ratna.
Menurutnya, media sosial seharusnya dimanfaatkan untuk kegiatan positif, bukan menjadi ruang yang mendorong pelajar mengikuti perilaku berisiko dan melanggar hukum.
Selain tawuran, Ratna memberikan perhatian khusus terhadap kepemilikan dan penggunaan senjata tajam tanpa hak. Ia mengingatkan pelajar bahwa membawa maupun menyimpan senjata tajam secara tidak semestinya dapat berhadapan dengan proses hukum.
Ratna bahkan meminta siapa pun yang masih menyimpan senjata tajam yang tidak semestinya untuk segera menyerahkannya.
“Jangan pernah mencoba membawa, apalagi menggunakannya. Kalian akan berhadapan langsung dengan proses hukum,” ujarnya.
Meski menyampaikan peringatan secara tegas, Ratna tetap mengedepankan pendekatan humanis. Ia menegaskan bahwa polisi merupakan sahabat pelajar sehingga siswa tidak perlu takut berkomunikasi maupun meminta bantuan kepada kepolisian.
Sebaliknya, sinergi dengan pelajar diperlukan untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Kendal.
Dalam pembinaan tersebut, Ratna tidak hanya membahas tawuran dan senjata tajam. Para siswa juga diingatkan untuk tertib berlalu lintas, menjauhi narkoba dan minuman keras, serta bijak dalam menggunakan media sosial.
Ia berharap para siswa MAN Kendal dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, bertanggung jawab, dan mampu membawa nama baik sekolah maupun daerah.
“Menjadi generasi yang berpendidikan, berkarakter, berprestasi, dan bertanggung jawab,” menjadi pesan yang ditekankan dalam pembinaan tersebut.
Kegiatan yang turut dihadiri Kasat Binmas AKP Agus Supriyadi, Kasubbag Binkar AKP Setyo Dwi Utomo, dan Kapolsek Kendal Iptu Sanhaji itu berlangsung aman, khidmat, dan kondusif.
Sementara itu, Kepala MAN Kendal M Imam Mursid menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kapolres Kendal bersama jajaran untuk memberikan pembinaan secara langsung kepada para siswa.
Menurutnya, kegiatan tersebut penting untuk memperkuat sinergi antara kepolisian dan lembaga pendidikan dalam mencegah berbagai pengaruh negatif yang dapat mengancam masa depan generasi muda.
Ia berharap kolaborasi antara Polri, sekolah, orang tua, dan masyarakat terus diperkuat sehingga lingkungan pendidikan di Kabupaten Kendal semakin aman dan mampu menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda yang berprestasi.(HS)


