in

Lepas 9 Atlet Difabel ke Peparpeda Jateng 2026, Kajari Boyolali Targetkan 3 Emas

Kajari Boyolali Ridwan Ismawanta, bersama jajaran, Kamis (20/8/2026), di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Boyolali, melepas sembilan atlet difabel, untuk berlaga pada ajang Peparpeda Jateng, di Paralympic Training Center Kabupaten Karanganyar, Jumat (21/8/2026) sampai Minggu (23/8/2026). (Foto : boyolali.go.id)

 

HALO BOYOLALI – National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Boyolali, mengirimkan sembilan atlet untuk berlaga pada ajang Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) Provinsi Jateng, di Paralympic Training Center Kabupaten Karanganyar, Jumat (21/8/2026) sampai Minggu (23/8/2026).

Ajang adu prestasi para penyandang disabilitas tersebut, diselenggarakan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jawa Tengah (Dispora Jateng), bekerja sama dengan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jawa Tengah.

Kontingen Boyolali dilepas Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Boyolali Ridwan Ismawanta, Kamis (20/8/2026), di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Boyolali.

Sekretaris NPCI Kabupaten Boyolali, Roni Setiawan, seperti dirilis boyolali.go.id, mengatakan kontingen dari Boyolali berjumlah 15 orang, terdiri atas 9 atlet dan 6 orang official termasuk pelatih.

Ia menyebut, cabang olahraga (cabor) yang akan diikuti nanti adalah para atletik, para bulu tangkis dan para tenis meja. Untuk cabor para atletik, akan ada tujuh atlet yang siap bertanding, kemudian cabor para bulu tangkis diikuti satu atlet dan cabor para tenis meja satu atlet.

“Untuk Peparpeda kali ini kita target tujuh medali, kita menargetkan tiga emas, dua perak dan dua perunggu,” ujar Roni optimistis.

Melepas Kontingen Boyolali tersebut, Kajari Ridwan menyampaikan, kehadiran para atlet saat ini bukan hanya mewakili diri sendiri namun juga akan membawa nama besar dan kehormatan seluruh masyarakat Boyolali.

Hal ini membuktikan bahwa keterbatasan bukan halangan untuk meraih prestasi.

Diungkapkan Ridwan, ajang Peparpeda Tingkat Provinsi Jateng adalah panggung untuk menunjukkan bakat, mental juara dan sportivitas.

Pihaknya juga berpesan kepada para pelatih dan tim official untuk mendampingi para atlet agar menjaga fisik serta mental selama pertandingan.

“Bertandinglah dengan penuh percaya diri, junjung tinggi kejujuran, dan hormati setiap lawan maupun keputusan wasit. Ingatlah, bahwa kemenangan terbesar tidak hanya diukur dari medali yang dikalungkan, tetapi juga keberanian kalian dalam melampaui batas diri dan bertanding secara hormat,” pesan Ridwan kepada para atlet.

Pada kesempatan itu, Ridwan menyerahkan bendera pataka dari Kajari Ridwan kepada perwakilan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Boyolali yang kemudian diserahkan kepada Ketua NPCI Kabupaten Boyolali David Subiyantoro. (HS-08)

 

 

Perkuat Inklusi Keuangan, OJK dan Pemkab Klaten Luncurkan EKI di Desa Sidowarno

Pimpin Upacara Hari Juang Polri 2026 di Surabaya, Kapolri Ingatkan Anggota Selalu Jaga Integritas