in

Panen Raya Bawang Merah di Desa Tlogowulung, Bupati Kebumen : Bagus, Besar-Besar

Bupati Kebumen, Lilis Nuryani ikut panen raya bawang merah di Desa Tlogowulung, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen, baru-baru ini. (Foto : kebumenkab.go.id)

 

HALO KEBUMEN – Petani bawang merah di Desa Tlogowulung, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen menggelar acara panen raya bawang merah, yang dihadiri oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani, bersama jajaran pemerintah daerah, baru-baru ini.

Panen raya ini disebut merupakan bukti sukses petani setempat, karena mampu menjadikan kawasan pegunungan, yang selama ini mengandalkan tadah hujan, menjadi sentra pertanian produktif.

Keberhasilan budi daya di lahan seluas 3 hektare, yang tersebar di beberapa lokasi ini, menjadi pencapaian tersendiri bagi warga setempat.

Pasalnya, komoditas bawang merah dinilai mampu memberikan hasil yang jauh lebih menguntungkan, dibandingkan tanaman padi konvensional, yang sebelumnya menjadi andalan warga dataran tinggi tersebut.

Bupati Kebumen, Lilis Nuryani menyampaikan apresiasi tinggi kepada pemerintah desa, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), para penyuluh pertanian, serta seluruh petani yang telah bekerja keras mengembangkan sektor ini.

Menurutnya, pencapaian ini membuktikan bahwa sinergi yang baik mampu mendongkrak kesejahteraan masyarakat.

“Hari ini mungkin seumur hidup saya baru panen bawang merah, biasanya panen padi. Tapi sekarang panen bawang merah, yang hasilnya menggembirakan, bagus, besar-besar, dan tentunya saya sangat bangga Desa Tlogowulung di pegunungan hasilnya memuaskan,” kata Lilis Nuryani, seperti dirilis kebumenkab.go.id.

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian Kabupaten Kebumen.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus hadir mendukung kemajuan sektor ini, termasuk membantu menyelesaikan kendala infrastruktur pertanian seperti ketersediaan pasokan air yang menjadi catatan penting dalam kunjungan tersebut.

“Tadi Bapak Kepala Desa menyampaikan kekurangan air. Tolong Pak Kepala Dinas Pertanian dibantu dan difokuskan, karena ini bawang merahnya bagus. Pemerintah Kabupaten Kebumen akan terus hadir mendukung kemajuan sektor pertanian melalui pembangunan infrastruktur, layanan penyuluhan, hingga akses permodalan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tlogowulung, Turyono, mengungkapkan bahwa terobosan menanam bawang merah ini berawal dari evaluasi panjang terhadap efektivitas penanaman padi di wilayah pegunungan yang membutuhkan biaya pengolahan tanah tinggi setiap musimnya, serta kendala ketersediaan air saat musim kemarau.

Melalui program ketahanan pangan desa, pihaknya kemudian memberikan stimulan bantuan bibit kepada warga.

“Alhamdulillah dari 1 kilogram bibit bisa menghasilkan hingga 25 kilogram saat panen perdana. Saat ini sudah ada sekitar 61 petani yang menanam di lahan seluas kurang lebih 3 hektar. Ini menjadi alternatif luar biasa untuk membantu dan meningkatkan ekonomi masyarakat pegunungan karena hasilnya jauh lebih menjanjikan dibanding padi,” ungkap Turyono.

Dalam kesempatan yang sama, Kades Turyono juga memaparkan inovasi pendukung lainnya, seperti pembuatan kolam penampungan air mini dan pengembangan produk turunan sabut kelapa oleh warga setempat untuk memperkuat kemandirian ekonomi keluarga.

Dengan capaian produktivitas yang tinggi serta dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kebumen, program pengembangan bawang merah di Tlogowulung diharapkan tidak hanya menyejahterakan petani setempat, tetapi juga mampu menginspirasi desa-desa pegunungan lainnya di Kecamatan Alian untuk mengoptimalkan potensi lokal secara berkelanjutan. (HS-08)

 

 

Sri Mulyani Kembali Jabat Karangtaruna Klaten, Bupati Tekankan Kolaborasi

Baznas Kebumen Salurkan ZIS Tahap II Senilai Rp1,5 Miliar untuk 3.032 Mustahiq