in

Kendal Loloskan Dua Cabor ke POPDA Jateng 2026, Evaluasi Pembinaan Jadi Sorotan

Plt Sekretaris Disporapar Kendal, Zen Yukri Iswandaru.

HALO KENDAL – Pelaksanaan Kualifikasi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Pra POPDA) Jawa Tengah Zona 1 yang berlangsung di Kabupaten Kendal pada 22–26 Juni 2026 resmi berakhir. Tuan rumah berhasil meloloskan dua cabang olahraga (cabor) ke ajang POPDA Jawa Tengah 2026 yang akan digelar di Kota Semarang pada awal September mendatang.

Dua cabor yang sukses mengamankan tiket ke tingkat provinsi adalah sepak takraw dan bola basket. Sementara itu, tim pelajar Kendal dari cabang sepak bola serta bola voli indoor putra dan putri harus mengubur harapan setelah gagal lolos dari babak kualifikasi.

Meski belum mampu meloloskan seluruh cabang olahraga, perjuangan para atlet pelajar tetap mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Kendal.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kendal, Zen Yukri Iswandaru, menyampaikan penghargaan kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah berjuang membawa nama daerah.

“Kami hormat dan bangga kepada para pelatih dan atlet yang telah berjuang maksimal mempersiapkan tim. Walaupun belum semua cabang berhasil lolos ke POPDA Jawa Tengah, semoga tahun depan seluruh cabang bisa tampil di tingkat provinsi,” ujar Zen, Sabtu (27/6/2026).

Zen mengungkapkan, hasil evaluasi menunjukkan masih ada sejumlah persoalan mendasar yang perlu segera dibenahi agar prestasi olahraga pelajar Kendal semakin meningkat.

Salah satu kendala utama adalah minimnya kompetisi antarpelajar di tingkat kabupaten. Menurutnya, frekuensi pertandingan yang rendah membuat jam terbang atlet kurang sehingga berpengaruh terhadap mental bertanding.

“Kami membutuhkan lebih banyak kompetisi. Idealnya dalam setahun ada minimal tiga kejuaraan antarpelajar agar atlet terbiasa menghadapi pertandingan dan memiliki pengalaman bertanding,” jelasnya.

Selain itu, pembinaan atlet dinilai belum berjalan secara berjenjang dan berkelanjutan. Akibatnya, persiapan menuju Pra POPDA relatif singkat sehingga belum mampu menghasilkan performa terbaik.

Zen menilai pembinaan olahraga pelajar membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, KONI, dan pengurus cabang olahraga.

“Pembinaan tidak bisa dilakukan secara instan. Dibutuhkan pelatih yang berkualitas, sarana dan prasarana latihan yang memadai, serta dukungan anggaran agar pembinaan berlangsung berkesinambungan,” tegasnya.

Pada cabang sepak takraw, Kendal tampil impresif dengan meloloskan tim nomor beregu bersama Kabupaten Semarang, serta nomor double bersama Kota Salatiga.

Sementara di cabang bola basket, tim putra dan putri Kendal sama-sama berhasil mengamankan tiket ke POPDA Jawa Tengah bersama Kota Semarang.

Adapun hasil dari cabang lainnya, tiket sepak bola diraih Kota Semarang dan Kota Salatiga. Pada cabang bola voli indoor, tim putra yang lolos berasal dari Kota Semarang dan Kabupaten Semarang, sedangkan sektor putri diwakili Kabupaten Grobogan dan Kota Semarang.

Hasil Pra POPDA Zona 1 ini menjadi bahan evaluasi bagi Kabupaten Kendal untuk memperkuat sistem pembinaan atlet usia pelajar. Dengan pembinaan yang lebih terstruktur dan kompetisi yang lebih rutin, diharapkan prestasi olahraga pelajar Kendal dapat meningkat sehingga mampu meloloskan lebih banyak cabang olahraga pada POPDA Jawa Tengah di tahun-tahun mendatang.(HS)

2.935 Atlet Meriahkan Gubernur Jateng Cup Taekwondo Open Tournament 2026

Wagub Jateng Ajak Masyarakat Teladani Perjuangan Ulama di Haul ke-126 Mbah Mahali