in

Gotong Royong, Warga Bebengan Boja Kendal Rehabilitasi Musala Al Ikhlas

Kegiatan gotong-royong membersihkan dan rehabilitasi Musala Al Ikhlas di Dusun Krajan, Desa Bebengan, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, Minggu (14/6/2026).

HALO KENDAL – Melalui kegiatan kerja bakti, warga Dusun Krajan RT 02 RW 08 Desa Bebengan, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal bergotong royong melakzanakan kegiatan rehabilitasi Musala Al Ikhlas, agar rumah ibadah tersebut dapat kembali difungsikan.

Sudah satu dekade kondisi Musala Al Ikhlas cukup memprihatinkan. Bangunan yang semestinya menjadi pusat kegiatan ibadah warga itu terlihat kumuh dengan genting bocor, kayu-kayu penyangga yang mulai lapuk, serta eternit yang pecah di sejumlah bagian.

Di dalam musala, lantai dipenuhi debu dan kotoran tikus. Selain itu, karpet yang sudah lama tidak digunakan tampak kusam dan berdebu, sementara aroma pengap menyelimuti seluruh ruangan. Pemandangan tersebut menjadi bukti, bahwa musala telah lama tidak tersentuh perawatan.

Melihat kondisi tersebut, Ketua RT 02 RW 08 Dusun Krajan Desa Bebengan, Sutrisno, tergerak mengajak warga untuk menghidupkan kembali Musala Al Ikhlas.

Dirinya menilai keberadaan musala sangat penting sebagai sarana ibadah sekaligus pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.

Sutrisno menyebut, berbagai pekerjaan dilakukan secara swadaya, mulai dari membersihkan bangunan hingga memperbaiki bagian-bagian yang rusak.

“Kami mengajak seluruh warga bergotong royong merehabilitasi Musala Al Ikhlas, agar kembali bisa digunakan untuk salat berjamaah, mengaji anak-anak, dan kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya,” ujarnya, Minggu (14/6/2026).

Menurut Sutrisno, semangat kebersamaan warga menjadi modal utama dalam upaya mengembalikan fungsi musala yang telah lama terbengkalai tersebut.

Selain tenaga, warga juga berupaya menghimpun dukungan dana untuk mempercepat proses rehabilitasi.

Sutrisno menyinggung, pihaknya tekah membuka kesempatan bagi masyarakat maupun para dermawan yang ingin ikut berpartisipasi membantu perbaikan musala.

“Kami membuka donasi bagi siapa saja yang ingin menyisihkan rezekinya untuk membantu rehabilitasi Musala Al Ikhlas agar menjadi tempat ibadah yang nyaman bagi warga,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang warga, Achmad Misrin, menyambut baik gerakan gotong royong tersebut. Menurutnya, keberadaan musala yang aktif akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam membangun kegiatan keagamaan bagi generasi muda.

“Sudah saatnya Musala Al Ikhlas kembali hidup. Kami berharap dengan dukungan masyarakat dan para donatur, agar proses rehabilitasi dapat segera selesai, sehingga musala ini bisa digunakan kembali untuk beribadah dan kegiatan warga,” ujarnya.

Misrin dan warga setempat juga berharap, kepedulian berbagai pihak dapat menjadi amal jariyah sekaligus membantu menghidupkan kembali rumah ibadah yang telah lama terdiam selama sepuluh tahun tersebut.(HS)

Lima Keluarga di Rembang Terima Bantuan Pemugaran Rumah Tidak Layak Huni dari Bang Jateng

Investasi Rp 15 Triliun Masuk Jateng, Industri Kendaraan Listrik Bakal Serap 10 Ribu Tenaga Kerja