in

6.679 Buruh Tani Tembakau dan Cengkih di Kendal Terima BLT DBHCHT

Sosialisasi dan penyerahan BLT DBHCHT Anggaran 2026, di Balai Desa Poncorejo, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal, Selasa (9/6/2026).

HALO KENDAL – Sebanyak 6.679 buruh tani tembakau dan cengkih di Kabupaten Kendal menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Anggaran 2026, yang secara simbolis disalurkan di Balai Desa Poncorejo, Kecamatan Gemuh, Selasa (9/6/2026).

Penyerahan sekaligus sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait mekanisme penyaluran BLT DBHCHT sekaligus meningkatkan transparansi pelaksanaan program bantuan sosial.

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, yang hadir dalam kegiatan menegaskan, BLT DBHCHT bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga bentuk kepedulian pemerintah kepada buruh tani tembakau dan buruh tani cengkeh yang selama ini berkontribusi terhadap perekonomian daerah.

“Pekerjaan para buruh tani tidaklah mudah, harus menghadapi panas, hujan, serta harga pasar yang kerap tidak menentu. Semoga bantuan ini dapat menjadi dorongan untuk terus semangat, menabung, dan mengembangkan usaha agar keluarga semakin mandiri dan sejahtera,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengajak masyarakat memanfaatkan bantuan secara bijak untuk mendukung kesejahteraan keluarga serta bersama-sama mengawasi peredaran rokok ilegal.

“Saya percaya kekuatan Kendal tidak hanya terletak pada hasil buminya, tetapi juga pada semangat gotong royong warganya. Mari saling menjaga kejujuran dan saling mendukung, agar setiap tetes keringat yang kita keluarkan membawa berkah yang lebih besar,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kendal, Muntoha, mengatakan bahwa peningkatan kesejahteraan sosial merupakan salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Kendal yang membutuhkan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak, mulai tingkat desa hingga pemerintah pusat.

Dijelaskan, pada Tahun Anggaran 2026, BLT yang bersumber dari DBHCHT dialokasikan bagi buruh tani tembakau dan cengkih di Kendal dengan total penerima sebanyak 6.679 orang.

“Pada tahun anggaran 2026, BLT yang bersumber dari DBHCHT dialokasikan bagi buruh tani tembakau dan buruh tani cengkih di Kabupaten Kendal sebanyak 6.679 orang. Khusus Kecamatan Gemuh, dari 16 desa terdapat 1.279 penerima manfaat,” jelas Muntoha.

Ia menambahkan, penyaluran BLT DBHCHT tahun ini dilakukan dalam satu tahap melalui PT Pos. Besaran bantuan yang diterima masing-masing penerima manfaat sebesar Rp 600 ribu per orang, menyesuaikan kebijakan efisiensi anggaran yang berlaku.

“Bantuan ini merupakan bentuk apresiasi dan perhatian pemerintah kepada para buruh tani tembakau dan cengkih. Pemerintah akan terus berupaya hadir meringankan beban masyarakat, namun semangat dan daya juang harus tetap tumbuh dari diri masing-masing,” imbuh Muntoha.

Sedangkan Kepala Desa Poncorejo, Rusmanto, menyampaikan apresiasinya kepada Pemkab Kendal atas pelaksanaan sosialisasi dan penyaluran BLT DBHCHT bagi buruh tani tembakau dan cengkeh di desanya. Menurutnya program tersebut sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada para buruh tani di desa kami. Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kebutuhan keluarga maupun usaha produktif, sehingga benar-benar memberikan manfaat,” ujarnya.(HS)

Harga Pangan di Kota Semarang Relatif Aman, Wali Kota Agustina Intervensi Kenaikan Sayur Lewat Kempling Semar

Pemprov Jateng Upayakan Stabilkan Harga dan Serapan Produksi Telur