HALO KLATEN – Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Amarta Sayur Hidroponik dari Desa Tambakan, hadir di Sambung Rasa, Desa Karangdukuh, Kecamatan Jogonalan, Klaten, pada Rabu (29/08/2026).
Amarta Sayur Hidroponik menampilkan beragam hasil panen sayuran segar yang dibudidayakan menggunakan sistem hidroponik.
Kehadiran UMKM ini menjadi ajang untuk memperkenalkan produk lokal sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai budi daya sayuran yang higienis, berkualitas, dan ramah lingkungan.
Owner Amarta Sayur Hidroponik, Karsono mengaku senang produknya bisa hadir di Sambung Rasa. Dirinya membawa beberapa tanaman dan juga sayur segar hidroponik yang sudah di panen.
“Kita bawa tamananya saat ini selada merah (lororosa), selada hijau (Romaine), andi, pakcoy. Kemudian kami membawa daun mint dan strawberry,” kata dia, seperti dirilis laman klaten.go.id.
Karsono mengaku mengaku telah menekuni budi daya sayuran sejak tahun 2003, yang berlokasi di Taman Kelinci Desa Tambakan.
“Di wilayah kami, budidaya sayuran masih banyak dilakukan secara konvensional. Kam mencoba menerapkan sistem hidroponik karena lebih efisien dari segi tenaga kerja,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa sayuran hidroponik lebih bersih karena tidak bersentuhan langsung dengan tanah, serta sistem ini juga membantu menekan serangan hama dan penyakit.
Ia menambahkan, hasil panen sayuran hidroponiknya dipasarkan melalui sejumlah pemasok (suplier) dan juga mendistribusikan langsung ke berbagai restoran di wilayah Klaten maupun Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Sementara itu dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Klaten, menghadirkan berbagai layanan publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, turut hadir bersama jajaran pemerintah daerah.
Beragam layanan yang disediakan antara lain pelayanan keluarga berencana (KB), pemeriksaan kesehatan, layanan administrasi kependudukan (Dukcapil), perpustakaan keliling, layanan pengaduan Lapor Mas Bup, serta berbagai layanan publik lainnya.
Tak hanya itu, Sambung Rasa menjadi ajang memperkenalkan potensi lokal yang ada di wilayah di Kabupaten Klaten. (HS-08).

