HALO SEMARANG – Walikota Semarang Agustina Wilujeng kembali menggelar ajang Lawang Sewu Short Film Festival (LOFF) 2026. Ajang ini menjadi wadah bagi para sineas muda dan pelajar di Kota Semarang untuk menelurkan karya sinematik terbaiknya di industri layar kaca.
Hal itu disampaikan Walikota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti dalam kegiatan Coffee Morning bersama Forum Wartawan Balaikota (Forwakot) Semarang di Gedung Oud De Trap, Kota Lama Semarang, Rabu (20/5/2026).
Menurut Agustina, kegiatan ini sekaligus menjadi ruang kolaborasi antara insan media, pemerintah, pelaku seni, hingga pelajar untuk mendorong kreativitas generasi muda melalui film pendek bertema budaya dan kehidupan Kota Semarang.
Dalam kesempatan tersebut, turut diputar film pendek karya siswa SMKN 4 Semarang yang berhasil menjadi juara Lawang Sewu Short Film Festival tahun 2025 lalu. Film pendek yang berdurasi hampir 13 menit itu diapresiasi penonton karena mampu menghadirkan ide, karakter dan memasukkan unsur keseharian Kota Semarang. Adapun ajang LOFF tahun ini akan diluncurkan dalam waktu dekat ini.
Agustina mengapresiasi inisiasi Forum Wartawan Balaikota Semarang yang dinilai mampu menghadirkan ruang komunikasi positif antara pemerintah dan media.
“Ini diinisiasi pertama kali oleh teman-teman media, saya terima kasih sekali. Di tengah ketatnya dunia informatika dan ramainya Kota Semarang, kegiatan seperti ini menjadi ruang yang baik untuk membangun kolaborasi,” ujar Agustina.
Dalam sambutannya, Agustina juga memaparkan sejumlah program prioritas Pemerintah Kota Semarang, mulai dari ketahanan pangan, ketahanan lingkungan, hingga penguatan kolaborasi lintas sektor.
Coffee morning tersebut ditutup dengan diskusi santai antara wartawan, sejumlah kepala OPD, komunitas kreatif, dan para pelajar. Sehingga diharapkan menjadi wadah lahirnya karya-karya film pendek kreatif yang mampu mengangkat potensi budaya, sejarah, dan dinamika sosial Kota Semarang ke tingkat global. (HS-06)


