HALO PEMALANG – Sejak resmi melayani naik-turun penumpang pada 27 April 2026, Stasiun Comal di Kabupaten Pemalang mulai menunjukkan geliat positif. Hingga 5 Mei 2026, total sebanyak 1.472 penumpang tercatat menggunakan layanan di stasiun tersebut.
Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan angka tersebut mencerminkan respons yang cukup baik dari masyarakat terhadap kehadiran layanan kereta api di wilayah Comal.
“Dalam sepekan pertama operasional, tercatat 796 penumpang berangkat dari Stasiun Comal, sementara 676 penumpang turun. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat cukup tinggi,” ujarnya.
Selama periode 27 April hingga awal Mei 2026, jumlah pengguna tertinggi terjadi pada Minggu, 3 Mei 2026, dengan total 260 penumpang. Peningkatan ini bertepatan dengan libur panjang Hari Buruh Internasional atau May Day.
Menurut Luqman, kehadiran layanan ini menjadi langkah strategis untuk memperluas akses transportasi publik, khususnya di wilayah Kabupaten Pemalang dan sekitarnya. Ia optimistis jumlah pengguna akan terus meningkat seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api.
“Kami berharap layanan ini dapat memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” jelasnya.
Saat ini, terdapat tiga layanan kereta api yang melayani naik-turun penumpang di Stasiun Comal, yakni KA Joglosemarkerto, KA Kaligung, dan KA Kamandaka. Dari ketiga layanan tersebut, KA Joglosemarkerto mencatat 272 penumpang naik dan 216 turun, KA Kaligung 260 naik dan 321 turun, serta KA Kamandaka 264 naik dan 139 turun.
Berdasarkan data tujuan perjalanan, rute menuju Semarang Poncol menjadi yang paling diminati dengan total 544 penumpang. Disusul tujuan Purwokerto (43 penumpang), Tegal (36 penumpang), Yogyakarta (31 penumpang), dan Solo Balapan (26 penumpang).
Selain itu, penumpang juga tercatat menuju sejumlah stasiun lain seperti Semarang Tawang, Weleri, dan Slawi, dengan jumlah yang bervariasi.
Dengan tren awal yang positif ini, KAI Daop 4 Semarang berharap Stasiun Comal dapat menjadi simpul transportasi baru yang semakin memperkuat mobilitas masyarakat di wilayah Pantura Jawa Tengah.(HS)


