HALO SEMARANG – Polrestabes Semarang mengerahkan ratusan personel polisi, dibantu TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP untuk mengantisipasi unjuk rasa peringatan Hari Buruh Internasional di Kota Semarang.
Apel digelar di dua lokasi, yakni di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah dan di halaman Balai Kota Semarang.
Apel pertama di Jalan Pahlawan, di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, pada pukul 08.15 WIB, dipimpin Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Heri Wahyudi.
Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran pejabat utama Polrestabes Semarang serta personel gabungan dari berbagai satuan, termasuk BKO dari sejumlah Polres dan dukungan Brimob.
Dalam arahannya, Kapolrestabes Semarang menekankan agar seluruh personel melaksanakan tugas pengamanan dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan pendekatan humanis namun tetap tegas sesuai SOP.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan personel serta melarang penggunaan alat yang berpotensi membahayakan, seperti senjata api maupun senjata tajam.
“Laksanakan tugas dengan ikhlas, tetap profesional, dan pastikan kegiatan berjalan aman serta tertib. Kendalikan anggota dengan baik dan utamakan keselamatan,” tegasnya.
Usai apel, Sipropam Polrestabes Semarang turut melaksanakan pengecekan terhadap personel, khususnya terkait penggunaan senjata api.
Hasilnya, tidak ditemukan personel yang membawa senpi, sehingga pengamanan dipastikan mengedepankan pendekatan non-militeristik.
Selanjutnya, apel kesiapan juga digelar di halaman Balai Kota Semarang mulai pukul 08.00 hingga 08.30 WIB, dipimpin oleh Wakapolrestabes Semarang KBP Wiwit Ari Wibisono, dengan melibatkan sekitar 611 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, Satpol PP, dan Dishub Kota Semarang.
Dalam arahannya, Wakapolrestabes menekankan pentingnya pengecekan kekuatan personel, penempatan sesuai ploting, serta penerapan SOP pengendalian massa secara tepat dan profesional.
Balai Kota disebut sebagai titik cadangan aksi, sehingga kesiapan dan tampilan kekuatan harus optimal.
Dalam pengamanan ini, Polrestabes Semarang juga menyiapkan berbagai sarana dan prasarana pendukung, di antaranya kendaraan taktis, tameng, body armor, hingga kendaraan pengurai massa (Raimas) dan water cannon, guna mendukung kelancaran tugas di lapangan.
Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan apel berlangsung dengan aman dan lancar. Hingga saat ini, situasi di lapangan terpantau kondusif, dengan personel tetap siaga mengawal jalannya aksi May Day di wilayah Kota Semarang. (HS-08)


