in

Jelang Musprov, PTMSI Jateng Gelar Rakor Bahas Arah Pembinaan dan Kepengurusan

Ketua PTMSI Jateng, Rukma Setyabudi.

HALO SPORT – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Jawa Tengah bersiap menggelar rapat koordinasi (rakor) sebagai langkah awal menuju Musyawarah Provinsi (Musprov). Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Front One HK Resort pada Jumat (1/5/2026).

Ketua PTMSI Jateng, Rukma Setyabudi, mengatakan rakor menjadi forum penting untuk menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan tenis meja di Jawa Tengah, sekaligus mematangkan agenda Musprov.

“Rakor ini akan diikuti pengurus provinsi serta pengurus kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Kami juga sudah berkoordinasi dengan KONI Jateng dan PB PTMSI,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).

Menurut Rukma, dukungan penuh juga datang dari Ketua Umum PB PTMSI, Peter Layardi, yang menilai Jawa Tengah sebagai salah satu barometer pembinaan tenis meja di Indonesia.

Rakor tersebut menjadi momen krusial, mengingat masa kepengurusan PTMSI Jateng periode saat ini akan berakhir pada Juni 2026. Hasil pertemuan ini nantinya akan menjadi dasar penentuan waktu pelaksanaan Musprov.

“Setelah rakor, baru akan diputuskan waktu yang tepat untuk Musprov,” jelas Rukma.

Menjelang berakhirnya masa jabatan, Rukma mengaku siap kembali maju dalam pencalonan ketua, menyusul dukungan dari mayoritas pemilik suara di daerah.

“Saya siap maju kembali, karena banyak dukungan dari pengurus kabupaten/kota,” ungkapnya.

Di sisi lain, Pengprov PTMSI Jateng juga telah menunjuk sejumlah caretaker untuk mengisi kekosongan kepengurusan di beberapa daerah. Penunjukan ini dilakukan sesuai dengan ketentuan AD/ART organisasi.

Beberapa caretaker yang telah ditetapkan antara lain Edi Indarto di Kabupaten Batang, Fajar Priyono Ajang di Kabupaten Purbalingga, serta Anton di Kota Magelang. Saat ini, Pengprov PTMSI Jateng membawahi total 35 pengurus kabupaten/kota.

Rukma menegaskan, tugas utama caretaker adalah mempersiapkan dan melaksanakan musyawarah kabupaten/kota (Muscab/Muskot) sebelum Musprov digelar.

“Caretaker memiliki masa kerja maksimal enam bulan dengan tugas utama menyelenggarakan Muscab atau Muskot,” tandasnya.

Melalui rangkaian agenda ini, PTMSI Jateng berharap proses regenerasi kepemimpinan dapat berjalan lancar sekaligus memperkuat pembinaan atlet tenis meja di daerah.(HS)

Berkontribusi Kurangi Pengangguran, Kawasan Industri Batang Serap 18.390 Tenaga Kerja