HALO SPORT – Sirkuit Nasional (Sirnas) Padel Open 2026 Seri II resmi digelar di Kota Semarang. Pembukaan turnamen berlangsung pada Jumat (24/4/2026) di Main Padel Semarang, dengan rangkaian pertandingan yang telah dimulai sejak 23 April dan akan berakhir pada 26 April 2026.
Kompetisi ini berlangsung di dua venue sekaligus, yakni Main Padel dan Padel Connection, menghadirkan ratusan atlet dari berbagai daerah untuk bersaing memperebutkan poin nasional sekaligus tiket menuju level internasional.
Sejumlah nomor pertandingan dipertandingkan, mulai dari Men’s Open yang diikuti 98 pasangan, Women’s Open 16 pasangan, hingga kelompok usia seperti U-18, U-16, dan U-14 dengan total puluhan pasangan putra dan putri. Tingginya partisipasi ini menegaskan pesatnya perkembangan olahraga padel di Indonesia.
Ajang ini merupakan bagian dari program pembinaan Perkumpulan Besar Padel Indonesia, sekaligus lanjutan dari Sirnas Seri I yang sebelumnya digelar di Jakarta pada Februari 2026. Rangkaian Sirnas akan berlanjut ke Seri III di Medan dan Seri IV di Bali, sebelum menentukan atlet yang akan mewakili Indonesia di ajang internasional, termasuk Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya.
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia, Marciano Norman, mengapresiasi perkembangan pesat padel yang kini menjadi salah satu fast growing sport di Tanah Air. Ia optimistis kompetisi berjenjang seperti Sirnas mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi.
“Saya optimistis melalui kompetisi berkelanjutan akan lahir atlet padel nasional yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia, khususnya di Asian Games 2026,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menilai pertumbuhan olahraga padel di kotanya sangat signifikan. Ia bahkan menyebut padel sebagai cabang olahraga dengan perkembangan tercepat saat ini.
“Padel menjadi salah satu cabang olahraga dengan pertumbuhan tercepat. Saya yakin pada 2026 perkembangannya akan semakin luas,” katanya.
Ketua Umum PBPI, Galih Dimuntur Kartasasmita, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet yang berpartisipasi dalam turnamen ini. Ia menegaskan bahwa padel tidak hanya berfungsi sebagai olahraga, tetapi juga telah berkembang menjadi gaya hidup sehat yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi.
Selain menjadi ajang kompetisi, Sirnas Padel juga diharapkan memperkuat sportivitas dan persatuan antarpegiat olahraga. Para peserta pun diingatkan untuk menjunjung tinggi fair play selama pertandingan berlangsung.
Dengan tingginya antusiasme dan dukungan berbagai pihak, penyelenggaraan Sirnas Padel Open 2026 Seri II di Semarang tidak hanya menjadi ajang pencarian bibit unggul, tetapi juga mempertegas posisi kota ini sebagai salah satu pusat pertumbuhan olahraga modern di Indonesia.(HS)


