in

DPRD Jateng Dorong Revitalisasi Pembinaan Atlet, Soroti Ketimpangan Fasilitas

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko. (Foto : Istimewa)

HALO SEMARANG – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, mendorong revitalisasi sistem pembinaan atlet di wilayahnya yang dinilai masih belum optimal, terutama dalam aspek pemerataan fasilitas dan keberlanjutan program pelatihan.

Menurutnya, Jawa Tengah memiliki potensi besar dalam melahirkan atlet berprestasi. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya didukung oleh sistem pembinaan yang terstruktur dan fasilitas yang memadai, sehingga capaian prestasi di level nasional maupun internasional belum maksimal.

“Banyak atlet berbakat, tetapi belum mendapat dukungan yang seimbang. Ini yang harus segera dibenahi,” tegasnya.

Heri menyoroti adanya ketimpangan fasilitas olahraga antar daerah, terutama antara wilayah perkotaan dan daerah pinggiran. Kondisi ini dinilai berpotensi menghambat munculnya bibit-bibit atlet unggul dari berbagai wilayah.

Selain itu, ia menilai pola pembinaan atlet saat ini masih cenderung berorientasi jangka pendek dan belum berkelanjutan. Program latihan yang tidak konsisten membuat perkembangan atlet menjadi tidak optimal.

“Pembinaan tidak bisa instan. Harus ada sistem berkelanjutan, mulai dari usia dini hingga tingkat profesional,” ujarnya.

Atlet PSE menjalani tes fisik yang digelar KONI Kota Semarang, Kamis (20/11/2025). (dok.KONI Kota Semarang).

Untuk itu, Heri mendorong pemerintah daerah agar meningkatkan investasi di sektor olahraga, baik melalui pembangunan fasilitas baru maupun revitalisasi sarana dan prasarana yang sudah ada. Fasilitas yang layak, kata dia, menjadi faktor penting dalam menunjang kualitas latihan atlet.

Ia juga menekankan pentingnya peran pelatih dan tenaga pendukung yang kompeten. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia dalam pembinaan olahraga menjadi kunci utama dalam mencetak atlet yang mampu bersaing.

“Pelatih yang berkualitas dan sistem yang baik akan menghasilkan atlet yang kompetitif,” katanya.

Lebih jauh, Heri mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk sektor swasta, untuk turut berkontribusi dalam pengembangan olahraga daerah melalui kolaborasi yang berkelanjutan.

Ke depan, ia berharap langkah revitalisasi ini mampu membangun ekosistem olahraga yang lebih kuat dan merata di Jawa Tengah, sehingga lahir atlet-atlet unggulan yang siap bersaing di berbagai ajang.

“Kalau pembinaan dan fasilitas kita kuat, prestasi akan mengikuti,” pungkasnya.(HS)

DPRD Jateng Soroti Krisis Sampah Perkotaan, Dorong Sistem Terpadu dan Kolaboratif

Tersandung Utang Koperasi, Operasional SPPG Protomulyo Kendal Ditutup Sementara