in

Jembatan Garuda Merah Putih Permudah Akses Warga Perbatasan Rembang–Pati

 

HALO REMBANG – Keberadaan jembatan perintis Garuda Merah Putih, yang menghubungkan Dusun Semen, Desa Sekarsari, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang dengan Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati, membawa manfaat besar bagi masyarakat.

Warga kini dapat lebih mudah bepergian ke seberang Sungai Randugunting, tanpa harus memutar jauh seperti sebelumnya.

Salah seorang warga Sulistyo, Kamis (12/3/2026) mengaku bersyukur dengan hadirnya jembatan gantung yang diresmikan Senin (9/3/2026).

Selama ini, masyarakat harus melewati jembatan darurat dari kayu dan bambu setelah jembatan lama runtuh diterjang banjir.

“Setiap hari yang lewat sini ramai, ada pedagang, pelajar, juga anak-anak yang pergi mengaji. Apalagi menjelang Lebaran biasanya makin ramai. Sekarang kami lebih lega karena tidak perlu khawatir lagi saat melintas,” kata dia, seperti dirilis rembangkab.go.id.

Ia menambahkan, sebelum jembatan permanen dibangun, warga harus memutar hingga sekitar lima kilometer untuk menuju desa di seberang sungai.

Komandan Kodim 0720/Rembang, Letkol Arm Winner Fradana Dieng, menjelaskan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program jembatan perintis Garuda Merah Putih, yang digagas Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) untuk membantu daerah yang membutuhkan akses penghubung.

“Jembatan ini menjadi yang pertama di Kabupaten Rembang dalam program jembatan perintis Garuda Merah Putih dari Bapak Kasad,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jembatan dibangun menggunakan konstruksi besi dan diperkuat tali sling baja sehingga lebih kokoh dan representatif. Jembatan memiliki panjang sekitar 70 meter dengan lebar 150 sentimeter.

Menurut Winner, awalnya lebar jembatan dirancang 120 sentimeter. Namun atas masukan warga, ukurannya ditambah agar sepeda motor yang membawa muatan hasil pertanian tetap dapat melintas dengan aman.

“Selama ini jembatan dilewati sepeda motor petani maupun pedagang dengan muatan, sehingga kami tambah lebarnya menjadi 150 sentimeter,” jelasnya.

Proses pembangunan jembatan berlangsung sekitar satu bulan dengan melibatkan anggota TNI dan masyarakat setempat. Bahkan saat pemasangan tali sling, warga bergotong royong membantu penarikan kabel.

“Setelah salat tarawih, warga bersama-sama membantu menarik tali sling jembatan,” katanya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Rembang, Teguh Gunawarman, mengatakan di sepanjang Sungai Randugunting yang menghubungkan Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang dan Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati, memang terdapat beberapa jembatan yang rusak akibat banjir besar beberapa waktu lalu.

“Alhamdulillah pembangunan jembatan tersebut sangat membantu mobilitas masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan kedua kabupaten, ” kata dia. (HS-08)

 

 

Pemkab Rembang Perkuat Program Pemberian Makanan Tambahan untuk Tekan Angka Stunting

Kejari dan Dintanpan Rembang Gelar Pasar Murah, Ratusan Paket Sembako Ludes Kurang dari Satu Jam