HALO KENDAL – Menyusul terjadinya dugaan aksi keributan antarkelompok pemuda yang berbuntut penyerangan terhadap aparat kepolisian Sektor Kaliwungu saat melerai, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kendal angkat bicara.
Ketua PDM Kabupaten Kendal, Ikhsan Intizam mengatakan, pihaknya mengaku prihatin dan menyayangkan terjadinya aksi tawuran di bulan suci Ramadan.
“Saya Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kendal, sangat prihatin terjadinya tawuran antarpemuda, antarremaja, apalagi terjadi di bulan Ramadan yang mulia, yang seharusnya kita jaga dengan ibadah, dengan bersabar, dan dengan akhlak yang mulia,” ujarnya, Minggu (8/3/2026).
Ustaz Ikhsan sapaan akrabnya, juga mengimbau kepada orang tua untuk menjaga putra-putrinya, supaya tidak terlibat dalam aksi tawuran.
Dirinya juga berharap kepada aparat keamanan khususnya kepolisian, untuk menindak tegas jika terjadi aksi tawuran antarpemuda atau remaja.
“Kami juga mengimbau kepada aparat keamanan, kepada polisi untuk menindak tegas para pelaku aksi tawuran dan kekerasan. Karena ini sudah sangat meresahkan masyarakat,” tandas Ustaz Ikhsan.
“Mari kita jaga bersama kondusifitas Kabupaten Kendal, agar tetap aman, tetap tertib dan Insya-Allah masyarakatnya makmur sejahtera. Aamiin,” harapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kapolsek Kaliwungu, AKP Nindya Putra Wahyu Nugroho, beserta anggotanya menjadi korban pengeroyokan sejumlah pemuda saat berupaya melerai perkelahian kelompok di Desa Krajan Kulon, Kecamatan Kaliwungu, Minggu pagi (8/3/2026) sekira pukul 04.00 WIB.
”Saat kami berusaha melerai, anggota saya didorong dan dipukuli. Saya pun sempat terkena pukulan saat mencoba mengamankan situasi,” kata Kapolsek.
Peristiwa peleraian aksi keributan dan penyerangan terhadap aparat tersebut sempat terekam kamera warga dan viral di media sosial.
Meski mendapatkan serangan fisik, petugas berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku Polisi berhasil meringkus dua orang pelaku di lokasi kejadian, yaitu MH (20), warga Desa Sumberejo, dan AF (18), warga Desa Sarirejo, Kecamatan Kaliwungu, yang saat itu dalam kondisi mabuk.
”Saat diamankan, kondisi keduanya dalam pengaruh alkohol atau mabuk. Saat ini mereka masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kaliwungu untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” pungkas Kapolsek.(HS)