HALO KENDAL – Sebanyak 143 paket Kado Ramadan Difabel disalurkan Lazismu PD Muhammadiyah (PDM) Kendal kepada para penyandang tunanetra yang tergabung dalam Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Kabupaten Kendal, Sabtu (7/3/2026).
Manajer Lazismu Kendal, Aofi AN Surya Madani mengatakan, tujuan kegiatan penyaluran 143 Kado Ramadan Lazismu Kendal adalah untuk membantu meringankan beban anggota Pertuni dan memberikan semangat dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadan.
“Harapannya, paket Kado Ramadan ini dapat menjadi penyemangat dan penambah kebahagiaan bagi anggota Pertuni dalam menjalani aktivitas di bulan Ramadan,” ujarnya.
Pihaknya juga berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat tentang pentingnya saling berbagi dan peduli, terutama di bulan Ramadan.
Dengan demikian, lanjut Aofi, kegiatan Lazismu Peduli ini tidak hanya membantu penerima manfaat saja, tetapi juga memperkuat tali silaturahmi dan semangat kebersamaan.
“Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan bapak dan ibu kepada lembaga kami, dalam memuliakan saudara kita yang membutuhkan. Semoga Allah Subhanahu Wataala memberikan pahala atas apa yang diberikan,” ungkapnya.
Sementara Ketua DPC Pertuni Kabupaten Kendal, Imam Sahrozi, menyampaikan terima kasih atas penyaluran Kado Ramadan dari PD Muhammadiyah melalui Lazismu Peduli.
Sahrozi dikenal aktif memimpin berbagai program pemberdayaan Pertuni, seperti pelatihan baca Alquran braille, penguatan iman, serta pengembangan usaha griya pijat bagi penyandang tunanetra di Kendal.
“Kam berharap, dengan segala keterbatasan ini, saya dan kawan-kawannya tetap dapat berjuang untuk bertahan hidup dengan berbagai usaha yang modalnya mudah didapat,” ungkapnya.
Ketua PDM Kabupaten Kendal, Ikhsan Intizam, msngpresiasi setinggi-tingginya kepada Lazismu PDM Kendal yang telah menghadirkan program Kado Ramadan bagi kaum difabel Pertuni Kendal.
Menurutnya, penyaluran bukan sekadar bantuan, tetapi wujud nyata kepedulian dan kasih sayang kepada sesama.
“Semoga menjadi amal jariah, membawa keberkahan bagi para donatur, dan semakin menguatkan semangat berbagi di bulan suci Ramadan,” ungkap Ustaz Ikhsan sapaan akrabnya.
Dikatakan, Ramadan bukan hanya tentang ibadah pribadi, tetapi juga tentang menghadirkan kebahagiaan bagi sesama. Kepedulian ini menunjukkan nilai Islam benar-benar hidup dalam aksi nyata.(HS)