HALO KENDAL – Mengawali tahun dengan semangat kemanusiaan dan pelestarian alam, warga RW 11 Perumahan Graha Raya 2, Desa Sarirejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, menggelar Semangat Hijau, Minggu (25/1/2026).
Pascamusibah banjir beberapa pekan terakhir, suasana pagi di lingkungan kembali berdenyut lewat aksi nyata kerja bakti massal yang dipadukan dengan kemeriahan Lomba Taman Keluarga Ruang Terbuka Hijau (RTH).
Sejak pagi, Tim Juri Lomba Taman Keluarga RTH telah bergerak menyisir 19 blok di Perum Graha Raya 2. Mulai dari Blok B hingga T yang tersebar di wilayah RW 11.
Penilaian tahap pertama itu menjadi momen krusial, di mana setiap jengkal lahan RTH dikurasi untuk melihat sejauh mana warga mampu mengubah sisa-sisa lumpur pasca-banjir menjadi oase hijau yang menyegarkan mata.
Ketua RW 11 Joko Suryo Saputro, mengatakan, agenda Lomba Taman Keluarga RTH bukan sekadar kompetisi fisik semata, namun sebuah instrumen untuk merajut kembali tali silaturahmi yang mungkin sempat renggang karena rutinitas.
“Kami ingin menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan perumahan, sekaligus memperkuat kepedulian antarwarga demi kelestarian alam yang berkelanjutan,” ujarnya dengan penuh optimisme, didampingi Ketua PKK RW 11 Retno Sukowati.
Sementara Ketua Tim Juri, Andanu Buwono Putro menjelaskan, objektivitas menjadi napas utama dalam penilaian lomba. Mulai dari unsur kebersihan, estetika keindahan, variasi tanaman, pengelolaan dan administrasi, hingga asas kemanfaatan bagi keluarga dan warga.
“Jadi total penilaian menjadi standar yang harus dipenuhi oleh tiap blok. Kehadiran taman-taman ini diharapkan menjadi benteng hijau sekaligus paru-paru lingkungan bagi masyarakat sekitar Perum Graha Raya 2 Kaliwungu ini,” jelasnya
Kegiatan yang direncanakan dalam tiga tahap penilaian. Untuk tahap kedua, dijadwalkan 26 April 2026, dan tahap ketiga pada 26 Juli 2026. Menurut Andaru, ini akan mencapai puncaknya pada saat pengumuman pemenang saat perayaan HUT RI ke-81 mendatang.
“Dari Kota Santri Kaliwungu, Kabupaten Kendal ini, semangat gotong royong menjadi bukti bahwa dari halaman rumah sendiri, keasrian dan kerukunan bangsa dapat mulai disemai serta membawa manfaat,” pungkasnya. (HS-06)