HALO SRAGEN – Bupati Sragen, Sigit Pamungkas mengingatkan jajarannya, akan pentingnya program prioritas nasional, termasuk di antaranya Program Makan Bergizi Gratis, Koperasi Merah Putih, dan Sekolah Rakyat.
Hal itu disampaikan Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, ketika menjadi pembina apel di halaman Kantor Terpadu Pemerintah Kabupaten Sragen, Senin (26/1/2026).
Apel tersebut diikuti oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), direktur rumah sakit daerah, pimpinan perusahaan daerah, camat, lurah, hingga kepala desa se-Kabupaten Sragen.
Ia menyampaikan bahwa Kabupaten Sragen menjadi salah satu daerah yang dipercaya melaksanakan program Sekolah Rakyat di Provinsi Jawa Tengah.
“Sekolah Rakyat ini diperuntukkan bagi anak-anak SD, SMP, dan SMA dari keluarga kurang mampu,” kata dia, seperti dirilis sragenkab.go.id.
Dia mengatakan daya tampung sekolah rakyat sekitar seribu siswa. Dengan adanya sekolah rakyat, tidak boleh ada anak di Sragen yang putus sekolah karena alasan ekonomi.
“Program ini harus kita sosialisasikan dengan baik kepada masyarakat,” kata dia.
Bupati juga mendorong integrasi program nasional dengan program daerah agar saling bersinergi dan memberikan dampak nyata.
Salah satunya dengan mengaitkan Program Makan Bergizi Gratis dengan penguatan peran desa sebagai bagian dari rantai pasok logistik.
Bupati Sigit mengingatkan seluruh jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah musim hujan dan angin yang masih berlangsung, mengingat berbagai laporan kebencanaan seperti banjir, pohon tumbang, rumah roboh, jalan berlubang, hingga jembatan terdampak yang terjadi di sejumlah wilayah.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sragen terus merespons dan menangani setiap kejadian secara cepat dan tepat, serta mengimbau agar seluruh perangkat daerah dan pemerintah desa segera melaporkan setiap potensi maupun kejadian bencana.
Bupati juga menyampaikan harapan agar 2026 ini menjadi tahun yang lebih baik serta mampu membawa peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten Sragen.
“Tahun 2025 telah kita lewati bersama. Ada kinerja yang sudah baik, dan mungkin ada pula yang belum optimal. Ini menjadi bahan evaluasi agar di tahun 2026 kita bisa bekerja lebih optimal, lebih konsisten, dan lebih bertanggung jawab,” kata dia.
Bupati menekankan bahwa awal tahun merupakan momentum penting untuk membangun kembali komitmen dan solidaritas seluruh aparatur pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyaraat.
“Mari kita jadikan bulan di awal tahun sebagai fondasi untuk bekerja sungguh-sungguh, melayani masyarakat dengan sepenuh hati, menjaga integritas, serta merespons setiap persoalan di masyarakat dengan cepat dan tepat,” ujarnya. (HS-08)