HALO KENDAL – Salah satu upaya untuk meningkatkan prestasi olahraga di Kabupaten Kendal, sejumlah anggota DPRD menduduki jabatan sebagai ketua cabang olahraga (cabor). Hal itu mengingat anggota dewan memiliki dana pokok pikiran (pokir) yang bisa dialokasikan untuk pembinaan olahraga.
Beberapa nama anggota DPRD Provinsi dan Kendal yang tercatat sebagai ketua cabor di antaranya, Mahfud Sodiq (sepatu roda), Muhammad Makmun (sepak takraw), Kholid Abdillah (esport), Dian Alfat Muchammad (dayung), Bagus Bimo Alit (voli), Mora Sandy Purwandono (rugby), Muhamad Tommy Fadlurohman (pencak silat), Dedy Ashari Styawan (bridge), Munawir (sepeda), Paramita Atika Putri (hapkido), Muhammad Iqbal Adila (bulu tangkis), Anurrochim (drum band), Sulistyo Ari Bowo (panahan), dan Rubiyanto (anggar).
Selain ketua cabor, ada anggota dewan yang menjabat sebagai pengurus KONI Kendal, yaitu, Mahfud Sodiq dan Kholid Abdillah di bidang program dan anggaran, kemudian Bagus Bimo Alit, Sulistyo Ari Bowo dan Anurrochim di bidang kerjasama antar lembaga, serta, Dedy Ashari Styawan di bidang sarana dan prasarana.
Wakil Ketua Komisi D DPRD Kendal, Sulistyo Ari Bowo, saat Rakerkab KONI Kendal menegaskan, dengan keberadaan sejumlah Anggota DPRD yang menjadi ketua cabor, diharapkan dapat meningkatkan prestasi olahraga di Kendal.
“Teman-teman di DPRD itu beberapa ada menjadi pengurus KONI dan juga ketua umum cabor. Mereka itu punya anggaran dan aspirasi, sehingga bisa untuk menganggarkan peningkatan prestasi,” tandasnya.
Ari, sapaan akrabnya menilai, hal tersebut adalah sebuah kewajaran, mengingat beberapa cabor yang dibina anggota DPRD juga telah menunjukkan prestasi gemilang di berbagai kejuaraan.
“Teman-teman telah membuktikan, cabor yang dipimpinnya mampu berprestasi di berbagai ajang. Termasuk saat ajang Porprov 2023 di Pati Raya dan yang terakhir di babak kualifikasi Porprov beberapa waktu lalu,” jelasnya.
Sementara Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari dalam sambutannya saat membuka kegiatan Rakerkab KONI Kendal menegaskan, olahraga telah menjadi sebuah gerakan bersama yang lahir dari kesadaran semua pihak. Baik pemerintah, masyarakat dan semua stakeholder.
“Keberadaan KONI dan cabang olahraga, harus dapat mengambil peran aktif
dalam mengorganisir semua potensi olahraga yang ada, baik di masyarakat, kelembagaan, maupun di dunia pendidikan,” tandasnya.
Sedangkan Ketum KONI Kendal, Subur Isnadi berharap, dengan adanya anggota dewan yang jadi ketua cabor, dapat menjadi jembatan antara kebutuhan cabor dengan pemerintah daerah.
Menurutnya, anggota dewan dapat mengalokasikan dana yang memadai melalui APBD untuk pembinaan atlet, pemeliharaan fasilitas, dan penyelenggaraan kompetisi.
Selain itu, bisa mendorong pembuatan peraturan daerah (perda) yang pro-olahraga, misal terkait penyediaan fasilitas latihan atau insentif bagi atlet berprestasi.
“Harapannya, dapat meningkatkan prestasi, menata kelola organisasi yang profesional, pemerataaan akses dan partisipasi, pengembangan sarpras, sinergi dengan pemerintah dan pihak terkait, serta peningkatan kesejahteraan atlet dan pelatih,” ungkap Subur. (HS-06)