in

Wali Kota Salatiga Jadikan Rekomendasi AIICARE Perkuat Kebijakan Tingkat Lokal

Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan hadir dalam pembukaan AIICARE Tahun 2025, baru-baru ini di Hotel Laras Asri, Salatiga. (Foto : salatiga.go.id)

 

HALO SALATIGA – Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan akan menjadikan rekomendasi dari mengajak para akademikus, untuk menjadikan rekomendasi dari Annual International Interdisciplinary Conference and Research Expo (AIICARE), sebagai bahan penting mamperkuat kebijakan.

Hal itu disampaikan Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan ketika membuka AIICARE Tahun 2025, baru-baru ini  di Hotel Laras Asri, Salatiga.

“Pemerintah Kota Salatiga terbuka terhadap hasil riset dan rekomendasi dari konferensi ini sebagai bahan penting untuk memperkuat kebijakan pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal,” kata dia, seperti dirilis salatiga.go.id.

AIICARE diselenggarakan oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Kota Salatiga berkolaborasi dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (GreenThink Taylor Francis Proceeding), dihadiri oleh Wakil Rektor I UIN Salatiga beserta jajaran, serta narasumber, para peserta, dan tamu undangan.

Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan menyampaikan bahwa tema kegiatan yang diambil yakni “Pendekatan Keberlanjutan: Menjembatani Sains, Masyarakat, dan Budaya” sangat mencerminkan semangat Kota Salatiga dalam mengembangkan lingkungan hidup berkelanjutan, keberlanjutan sosial kultural, dan keberlanjutan pendidikan.

Robby mengingatkan agar para peserta dapat menjadikan konferensi ini sebagai gerakan sains sekaligus moral untuk melakukan pengembangan ilmu pengetahuan yang humanis dan berkelanjutan.

“Mari jadikan konferensi ini tidak hanya sebagai forum akademis, tapi jadikan forum ini sebagai gerakan moral dan ilmiah untuk menyelamatkan bumi dan pembangunan yang humanis. Dari Salatiga, mari suarakan keberlanjutan kepada dunia. Karena masa depan yang kita inginkan akan dimulai dengan pengetahuan dan aksi yang kita lakukan hari ini,” kata dia.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Salatiga, Prof. Dr. Miftahuddin, menyampaikan bahwa kegiatan AIICARE merupakan muktamar atau forum pertemuan besar keilmuan berbasis riset.

“Terdapat tiga peran penting yakni untuk mendukung proses internasionalisasi. Alhamdulillah hari ini sudah banyak pembicara dan partisipan dari berbagai negara. Kedua, seminar internasional ini juga menjadi bagian penting dari proses dalam menjadikan UIN Salatiga memiliki recognition di dunia internasional. Ketiga, UIN Salatiga mendukung visi Wali Kota-Wakil Wali Kota untuk menjadikan Kota Salatiga yang mendunia,” kata dia

Kegiatan pameran akademis ini diikuti 196 judul dan 100 judul di antaranya merupakan penelitian dari UIN Salatiga.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan bahwa Kota Salatiga tidak hanya menyandang Kota Tertoleran dan Kota Literasi tetapi sekaligus menjadi Kota Pendidikan dengan dua pilar perguruan tinggi yakni Universitas Kristen Satya Wacana dan Universitas Islam Negeri Salatiga.

Dalam kesempatan tersebut hadir pula narasumber di antaranya Nasr Muhammad ‘Arif dari Universitas Kairo (Mesir); Fahd Mohana S Alamahdi dari Universitas Islam Madinah, Theophile Rurangwa dari Kedutaan Rwanda, Maila Dinia Husni Rahiem  dari UIN Syarif Hidayatullah (Jakarta), dan Jumanto dari Universitas Dian Nuswantoro (Semarang). (HS-08)

BPBD Demak Gandeng Konsultan Matangkan Rencana Penanggulangan Kedaruratan Bencana

Cek Peralatan, Polres Batang Pastikan Siap Terlibat dalam Penanganan Bencana