in

Ditjen Bimas Kristen Salurkan Rp1,6 Miiar Bantuan untuk SPKKN

Penyaluran bantuan untuk Satuan Pendidikan Keagamaan Kristen Negeri (SPKKN), oleh Ditjen Bimas Kristen Kementerian Agama, dipusatkan di SMAKN Kupang, baru-baru ini. (Foto : kemenag.go.id)

 

HALO SEMARANG – Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Kristen Kementerian Agama, menyalurkan bantuan untuk Satuan Pendidikan Keagamaan Kristen Negeri (SPKKN).

Ada empat SPKKN yang menerima bantuan, masing-masing Rp400 juta sehingga total bantuan sebesar Rp1,6 miliar.

Bantuan untuk SPKKN ini diserahkan Dirjen Bimas Kristen Jeane Marie Tulung, di SMAKN Kupang, baru-baru ini.

Penyerahan bantuan dirangkaikan dengan penandatanganan prasasti peresmian empat SPKKN, yaitu SMAKN Kupang, SMTKN Timor Tengah Selatan (TTS), SMAKN Sumba Timur, dan SMTKN Sumba Tengah.

Hadir dalam kegiatan ini, Plh. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT Yakobis Octavianus, Kepala Biro IAKN Kupang Yohanes Lopis, Kasubdit Pendidikan Menengah Santi Kalangi, Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kupang, Tokoh Pendidikan dan mantan Rektor IAKN Kupang Harun Natonis, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, para guru, dan siswa-siswi dari berbagai sekolah Kristen di wilayah NTT.

Menurut Jeane Marie Tulung, pemberian bantuan ini merupakan bagian dari komitmen Ditjen Bimas Kristen untuk memperkuat penyelenggaraan pendidikan keagamaan Kristen negeri di NTT.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan mutu sumber daya manusia Kristen serta memperluas akses terhadap pendidikan yang merata dan bermutu.

“Saya sangat senang dan bersyukur bisa bertemu langsung dengan anak-anak di sini. Keinginan saya untuk melihat wajah-wajah generasi penerus bangsa akhirnya terkabul,” tutur Jeane, seperti dirilis kemenag.go.id, pada Kamis (30/10/2025).

Dia berpesan agar para siswa tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif yang kini sangat mudah diakses melalui teknologi digital.

“Dengan satu kali sentuhan jari, kita bisa mengakses banyak hal. Karena itu, saya berpesan kepada anak-anak agar bijak menggunakan teknologi, jangan sampai terjerumus pada hal-hal yang merugikan diri sendiri,” tegasnya.

Dirjen Bimas Kristen juga minta agar para siswa belajar dengan giat dan disiplin, serta memanfaatkan kesempatan belajar di sekolah keagamaan negeri untuk membentuk karakter dan iman Kristen yang kuat.

Kepada para kepala sekolah dan guru, Dirjen menekankan pentingnya peningkatan kualitas setelah satu tahun berstatus negeri.

“Saya berharap kualitas pendidikan, tata kelola, dan pelayanan terhadap peserta didik terus meningkat. Jadikan sekolah-sekolah ini sebagai contoh bagi satuan pendidikan keagamaan Kristen lainnya,” kata dia.

Dalam kesempatan ini, Dirjen Bimas Kristen sempat meninjau sejumlah ruang kelas di SMAKN Kupang untuk melihat proses belajar mengajar serta kondisi sarana dan prasarana pendidikan.

Jeane Marie Tulung juga membagikan makanan bergizi gratis kepada para siswa sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan pemenuhan gizi anak-anak sekolah.

“Ini adalah program prioritas Presiden Prabowo. Anak-anak harus sehat dan kuat supaya bisa belajar dengan baik. Gizi yang cukup itu penting untuk mendukung semangat belajar,” ujar Dirjen saat berinteraksi dengan para siswa.

Plt Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kupang, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Dirjen Bimas Kristen di tengah-tengah insan pendidikan Kristen di daerah tersebut. “Kami sangat menyambut baik dan berterima kasih atas kehadiran Ibu Dirjen. Kunjungan ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus meningkatkan mutu pendidikan keagamaan Kristen di daerah ini,” ujarnya. (HS-08)

Sukseskan Porprov Jateng XVII, KONI Kota Semarang Dorong Peranan Stakeholder

Menag Sebut Struktur Bangunan 80 Pesantren Perlu Perhatian Khusus