
HALO SEMARANG – Pemerintah Kabupaten Demak menerima dua penghargaan di bidang pelayanan publik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) RI di Gedung Tribrata Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Penghargaan pertama diberikan kepada Pemkab Demak, selaku pengelola Sistem Pengaduan Pelayanan Publik kategori Instansi Pemerintah.
Pemkab berhasil menerapkan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional / Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N LAPOR)
Adapun yang kedua adalah Top 45 Inovasi Pelayanan Publik, karena Puskesmas Bonang II berhasil menerapkan inovasi Cengkraman Mata Elang (CME).
Sekretaris Daerah Kabupaten Demak Singgih, Setiyono mengatakan Pemkab Demak berkomitmen dan serius dalam memberikan pelayanan terbaik untuk publik. Sejumlah upaya telah dilakukan dengan melibatkan semua OPD dan instansi.
Salah satu bentuk keseriusan tersebut, adalah menghadirkan inovasi pelayanan publik CME, yaitu untuk mengurangi angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Kabupaten Demak.
Adapun SP4N LAPOR merupakan layanan pengaduan masyarakat tentang pelayanan fasilitas publik, yang ada di Pemerintahan Kabupaten Demak.
“Segala upaya menuju kebaikan kami lakukan. Ini bukan untuk para pemimpin, namun untuk masyarakat banyak,” jelas Sekda seusai menerima kedua penghargaan tersebut, belum lama.
Singgih berharap, masyarakat semakin puas dengan pelayanan yang diberikan Pemkab Demak. Dengan demikian, semakin banyak juga penghargaan yang diterima Pemkab Demak.
Menteri PAN RB RI Tjahjo Kumolo menyampaikan, penghargaan diberikan kepada daerah yang memiliki terobosan dalam pelayanan publik.
“Terobosan yang dilakukan, dapat memberi kemudahan bagi publik menyalurkan aspirasi dan pengaduan pelayanan publik, dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan,” kata dia seperti disampaikan Jatengprov.go.id.
Sementara itu Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan, salah satu keberhasilan reformasi birokrasi adalah pelayanan publik. Ini merupakan moment yang sangat penting, dalam mendukung visi misi presiden, yaitu birokrasi yang baik, clear government and clean government.
“Ini menjadi suatu pokok untuk mewujudkan pemerintah yang baik. Dalam konteks ini maka pelayanan publik akan menunjukkan pemerintah yang bersih dan baik,” jelas wapres yang disampaikan melalui virtual. (HS-08)