HALO KENDAL – Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (BK Porprov) atau Pra-Porprov 2025 untuk cabang olahraga (cabor) bermotor diselenggarakan di Sirkuit Boyolali, Sabtu-Minggu (4-5/10/2025).
Enam pembalap dari Kendal berhasil lolos di dua seri, yaitu empat kelas di road race dan dua kelas di grastrack.
Mewakili Ketua Umum KONI Kendal, Sekretaris Umum, S Wahyu Widayanto mengatakan, BK Porprov Jateng bermotor adalah pertandingan guna menyaring atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah di Jawa Tengah untuk mengikuti Porprov Jateng XVII tahun 2026.
“Setelah BK atau Pra Porprov Jateng bermotor, atlet yang berhasil lolos akan menjadi bagian dalam ajang Porprov Jateng ke-17 tahun 2026 yang diselenggarakan di Semarang Raya,” ujarnya, Minggu (5/10/2025).
Wiwid sapaan akrabnya juga menyebut, hasil dari BK Porprov bermotor ini juga menjadi masukan berharga untuk peningkatan pembinaan olahraga di masa mendatang.
“Setelah lolos ini, harapannya pelatih dan atlet bermotor Kabupaten Kendal bisa fokus untuk meraih prestasi yang maksimal, terutama di ajang Porprov Jateng ke 17 tahun 2026 mendatang,” tandasnya.
Sementara, pelatih dari Pengkab Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kendal, Nasiin mengucapkan syukur atas perjuangan enam anak didiknya bisa lolos di ajang BK Porprov. Dirinya optimistis, bisa meraih medali di ajang Porprov 2026.
Dipaparkan, untuk road race perorangan diraih Felix (under 21) dan Aqshal (up 21). Kemudian untuk road race beregu, diraih Felix dan Farrel Pramudya (under 21), serta Aqshal dan Prast (up 21). Selanjutnya untuk grastrack, diraih Farel Huda (under 21), dan Lotar (up 21).
“Dengan performa yang ditunjukkan di ajang pra Porprov ini, kami optimistis, Insya-Allah para atlet bermotor Kendal bisa meraih podium di ajang Porprov ke 17 pada 2026 mendatang,” ungkapnya.
Nasiin menyebut, selama ini anak didiknya berlatih di sirkuit Mijen, Semarang. Dirinya berharap, pemerintah daerah bisa membangunkan fasilitas latihan di Kendal.
“Ya kalau latihan, sementara ini anak didik kami berlatih di sirkuit Mijen, Kota Semarang. Karena di sana tempat latihannya memadai. Namun, kami harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit,” ujarnya.(HS)


