HALO SEMARANG – Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (BK Porprov) cabang olahraga (cabor) bola tangan diikuti 30 tim dari 17 kabupaten/kota di Jawa Tengah yang berlangsung di GOR Jatidiri Kota Semarang, 1-4 Oktober 2025.
Ke-30 tim tersebut terdiri atas 17 tim di kelompok putra, dan 13 tim putri, dengan masing-masing kelompok akan diambil tujuh tim terbaik untuk merebut tiket lolos Porprov Jateng 2026 di Semarang Raya.
Meskipun dalam BK Porprov kali ini Kota Semarang ikut, namun apapun hasilnya tetap lolos karena mengantongi wildcard sebagai tuan rumah Porprov.
Ketua Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Jawa Tengah, Joko Pranawa Adi mengatakan, pihaknya merancang BK Porprov ini ”by design”. Artinya, dari Pra-Porprov itu, pihaknya punya rencana atau disetting untuk menghasilkan prestasi.
”Dari bawah atlet latihan, mengikuti babak kualifokasi, yang terbaik mana bisa tampil di Porprov. Selama mempersiapkan Porprov, pemain juga didesain mengikuti latihan-latihan. Tampil di Porprov, mana yang terbaik lalu disiapkan ke PON. Dengan by design ini, ABTI siap memenuhi harapan KONI agar di PON depan, prestasi bola tangan jauh lebih baik lagi,” bebernya, Selasa (1/10/2025).
Joko yang juga menjabat Wakil Ketua Umum I KONI Kendal Bidang Organisasi juga menyebut, BK Porprov juga diikuti atlet eks-PON 2024 banyak yang memperkuat daerahnya masing-masing, sehingga kehadiran mereka memberikan dampak yang signifikan bagi pola dan teknik permainan tim.
Sebelumnya, Analis Keolahragaan Sub Koordinator Olahraga Rekreasi dan Industri Olahraga Disporapar Jateng, Angga Prastyo Wisnuaji saat membuka BK Porprov bola tangan mengatakan, pihaknya menaruh harapannya agar para atlet yang tampil di BK Porprov bisa menjaga sportivitas dan menunjukkan kualitas agar kelak bisa menjadi ujung tombak Jateng di kancah nasional dan internasional.
Sementara, Wakabid Binpres Bidang Olahraga Permainan KONI Jateng, Agus Raharjo yang membacakan sambutan tertulis Ketua Umum KONI Bona Ventura Sulistiana berpesan, agar para atlet berjuang maksimal, karena BK Porprov merupakan tiket masuk menuju Porprov Jateng XVII/2026 di Semarang Raya.
Dirinya juga menyebut, prestasi bola tangan pada PON XXII di Aceh-Sumut lalu meraih satu medali perunggu yang disumbangkan tim putra.
”Kami berharap pencapaian itu menginspirasi agar dari BK inilah, ada semangat tempur yang menyala-nyala sehingga pada PON di NTB-NTT tahun 2028, prestasi bola tangan melesat lebih tinggi lagi,” kata pria yang akrab disapa Ara tersebut.
Adapun peserta BK Porprov cabor bola tangan, untuk kelompok putra ada tim dari Kota Semarang, Demak, Pati, Kendal, Jepara, Banyumas, Grobogan, Kebumen, Purworejo, Kabupaten Magelang, Blora, Kota Surakarta, Kabupaten Tegal, Kota Salatiga, Kota Pekalongan, Kudus, dan Batang.
Sedangkan untuk kelompok putri, ada tim dari Kota Semarang, Demak, Pati, Kendal, Jepara, Banyumas, Grobogan, Kebumen, Purworejo, Kabupaten Magelang, Blora, Kota Surakarta, dan Kabupaten Tegal.(HS)