HALO KENDAL – Penetapan jam operasional aktivitas stockpile di Desa Dawungsari, Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal dianggap gagal dijalankan, dengan adanya seorang warga yang meninggal dunia.
Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Kendal, Sisca Meritania, menyatakan telah melaporkan kejadian tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Kendal dan pihak terkait, dan meminta untuk mengambil tindakan tegas.
Hal itu disampaikan Sisca saat mendatangi lokasi terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalan Desa Dawungsari yang diduga akibat adanya aktivitas stockpile, sehingga mengakibatkan korban jiwa.
“Ya pada Rabu (13/8) pagi saya kan dapat laporan adanya salah satu warga Desa Dawungsari yang mengalami kecelakaan di jalan ini. Diduga karena korban menabrak bagian belakang truk dam stockpile yang sedang mundur. Kemudian saya merespon dan mendatangi lokasi kejadian,” ujar Sisca saat di lokasi kejadian bersama kepala desa setempat.
Menurutnya, hal itu bisa terjadi, diduga karena ada pelanggaran jam operasional yang telah ditetapkan dilanggar oleh pihak stockpile.
“Itu kan informasi kejadiannnya sekira pukul 05.30 pagi. Lha kenapa jam segitu sudah ada aktivitas stockpile, itu kan melanggar jam operasional,” jelas Politisi Partai Gerindra tersebut.
Untuk itu, Sisca menanggapi dan berharap ada solusi, supaya kejadian tidak terulang lagi. Ia juga menyebut telah berkoordinasi dengan pihak Sat Lantas Polres Kendal dan Dinas Perhubungan Kabupaten Kendal.
“Saya juga sudah berkomunikasi dengan Ibu Bupati, Bapak Wakil Bupati dan Pak Ketua DPRD Kendal, bahwa jam operasional yang telah ditetapkan saya anggap gagal. Bahkan fatalnya, pada hari ini aktivitasnya sampai merenggut jiwa warga Desa Dawungsari,” ungkapnya dengan wajah kecewa.
Ditanya apa tanggapan dari pihak Pemkab Kendal, Sisca dengan tegas menjawab, terkait kejadian hari ini, untuk operasional stockpile di Desa Dawungsari untuk sementara ditutup.
Sebelumnya, warga Desa Dawungsari yang mengendarai sepeda motor mengalami kecelakaan. Diduga kejadian bermula korban berjalan dari arah barat Desa Dawungsari menuju arah timur Desa Rejosari dengan kecepatan sedang.
Sesampainya di lokasi kejadian, dari bahu jalan sebelah timur menuju arah jalan, diduga truk dam tronton pengangkut stockpile berjalan mundur ke arah jalan.
Dikarenakan jarak yang sudah dekat korban tidak dapat menguasai laju sepeda motornya, dan kemudian korban menabrak bodi samping kiri belakang dari truk dam tronton hingga terjatuh. (HS-06)