HALO TEMANGGUNG – Warga Dusun Gedongan, Desa Ngemplak, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung menggelar ritual sedekah bumi atau nyadran kali, sebagai wujud syukur kepada Sang Pencipta, yang dengan perantara Kiai Lenging dan Nyai Lenging, telah mengupayakan terbentuknya Sungai Lenging atau Kali Lenging.
Uniknya, dalam sadranan ini warga juga membuat 1.000 ketupat yang kemudian dibawa ke lokasi nyadran untuk diperebutkan.
Kepala Desa Ngemplak, Sri Astuwidi Subagyo, seperti dirilis temanggungkab.go.id Minggu (3/8/2025) menceritakan ritual tersebut sekaligus untuki menghormati dua tokoh setempat, yakni Kiai Lenging dan Nyai Lenging.
Kedua tokoh tersebut, menurut dia sangat dihormati masyarakat Desa Ngemplak, khususnya Dusun Gedongan, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung.
Berkat jasanya, daerah perbukitan yang belum teraliri air, sekarang sudah mempunyai aliran sungai untuk dimanfaatkan oleh warga sebagai irigasi persawahan dan perkebunan, serta kegiatan rumah tangga. Atas jasanya, maka sungai tersebut diberi nama Sungai Lenging atau Kali Lenging.
Hal ini juga dijelaskan oleh Kepala Desa Ngemplak, Sri Astuwidi Subagyo dalam wawancara bersama Tim Media Center, Minggu (3/8/2025).
“Karena di sini daerahnya perbukitan, di samping untuk penataan tanahnya, mbah Kiai Lenging ini mengupayakan bagaimana ada sumber air. Maka, setiap berangkat untuk mencari sumber air, mbah Kiai Lenging selalu dibekali satu kupat oleh mbah Nyai Lenging sampai dengan seribu hari. Akan tetapi, belum jadi irigasi yang benar, sehingga mbah Nyai Lenging ikut tampil untuk membantu, sehingga langsung saja terbentuk saluran air,” ungkapnya.
Ribuan warga memadati kawasan Kali Lenging tiap tahunnya untuk mengikuti dan menyaksikan sadranan yang dikenal dengan nama Sadranan Sewu Kupat.
Tidak hanya warga Desa Ngemplak saja, dari luar desa pun juga turut berdatangan untuk ikut dalam tradisi tahunan tersebut.
“Tradisi ini biasa dilaksanakan setelah panen raya, baik itu sayuran, kopi, padi dan lain sebagainya. Biasanya kita laksanakan kegiatan ini di hari Jumat Kliwon,” jelasnya. (HS-08)