HALO BLORA – Bupati Blora, Arief Rohman meminta dukungan ke Komisi V DPR RI, agar Proyek Strategis Nasional (PSN), yakni 2 Bendungan di Kabupaten Blora bisa dilanjutkan dan diselesaikan.
Permintaan itu disampaikan Bupati Blora, Arief Rohman di acara Rapat Koordinasi Kunjungan Kerja atau Reses Komisi V DPR RI di wilayah Jawa Tengah, yang diselenggarakan di Kantor Gubernur Jawa Tengah di Semarang, belum lama ini.
Keinginan tersebut disampaikan Arief Rohman, langsung kepada pimpinan Komisi V DPR RI, Ridwan Bae (Golkar) dan Syaiful Huda (PKB).
Selain PSN, dia juga meminta agar program pembangunan jalan melalui Skema Inpres Jalan Daerah (IJD) dari Pemerintah Pusat bisa dilanjutkan.
“Di Kabupaten Blora saat ini masih ada 2 PSN yang belum terselesaikan. Yakni Pembangunan Bendungan Karangnongko di Kecamatan Kradenan perbatasan Bojonegoro, yang manfaatnya untuk Blora, Bojonegoro dan Ngawi,” kata Arief Rohman, seperti dirilis blorakab.go.id.
Arief Rohman juga menekankan bahwa Pembangunan Bendungan Cabean di Kecamatan Todanan, manfaatnya bukan hanya akan dirasakan oleh rakyat Blora, melainkan juga Kabupaten Pati.
“Kami minta agar bisa diselesaikan. Karena sangat penting untuk mendukung peningkatan produksi pertanian dan ketahanan pangan sesuai program Pak Presiden Prabowo Subianto,” kata Bupati Arief.
Selain Bendungan, Bupati yang sudah memasuki kepemimpinan periode kedua ini juga meminta agar Inpres Jalan Daerah (IJD) untuk dilanjutkan karena manfaatnya sangat besar untuk peningkatan akses ekonomi masyarakat.
“Kami berharap program pembangunan jalan melalui skema Inpres Jalan Daerah (IJD) bisa dilanjutkan kembali,” kata dia.
Dia juga mengatakan Inpres Jalan Daerah tersebut, manfaatnya sangat besar untuk masyarakat di kabupaten yang kemampuan anggarannya terbatas.
“Semoga ini bisa menjadi catatan untuk pembahasan bersama antara Komisi V DPR RI dengan Kementerian terkait. Yang muaranya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ucap Bupati.
Untuk diketahui, mulai 2023 dan 2024 wilayah Kabupaten Blora mendapatkan program IJD untuk pembangunan jalan. Yakni Jalan Provinsi Purwodadi – Blora, Jalan Kabupaten Randublatung – Getas batas Ngawi, Jalan Sumber – Temulus, dan Jalan Wulung – Klathak.
Menanggapi usulan Bupati tersebut, Ridwan Bae pimpinan rombongan Komisi V DPR RI meminta agar Bupati Blora bisa berkomunikasi dengan anggota Komisi V dari Dapil Jawa Tengah untuk bersama sama mengawal usulan tersebut.
“Siap Pak Bupati. Silahkan dibicarakan lebih lanjut, dikoordinasikan dengan anggota Komisi V dapil Jawa Tengah. Komisi V DPR RI yang berasal dari Jawa Tengah ada 10 orang, silahkan diajak untuk mengawal bersama nanti. Jika ada proposal juga bisa diserahkan langsung kepada kami,” ucapnya.
Dalam rapat tersebut tampak ada 2 anggota Komisi V DPR RI asal Jawa Tengah, yakni Harmusa Oktaviani Demokrat dan Sriyanto. Sedangkan Ridwan Bae merupakan anggota DPR RI dari Dapil Sulawesi Tenggara.
Forum tersebut juga membahas upaya percepatan pembangunan Tol Semarang – Demak untuk penanggulangan banjir rob, dan percepatan pembangunan Tol Bawen – Yogyakarta.
Tampak hadir beberapa Bupati yang diundang, selain Bupati Blora, di antaranya ada Bupati Demak, Bupati Jepara, Bupati Semarang, Wakil Bupati Temanggung, Bupati Kendal, Wakil Wali Kota Semarang, dan Bupati Grobogan. (HS-08)