in

KONI Kota Semarang Minta Pengurus Cabor Optimal Berikan Pendampingan Hukum Atlet di Ajang Porprov 2026

Kegiatan Penyuluhan Hukum Terkait Peraturan Keolahragaan bagi para pengurus KONI dan Induk Organisasi Cabang Olahraga (IOCO) se-Kota Semarang, Jumat (4/7/2025).

HALO SEMARANG – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Semarang meminta kepada tiap pengurus cabang olahraga (cabor) optimal memberikan pendampingan hukum bagi atlet yang berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026.

Pendampingan ini diberikan agar tiap atlet mendapatkan perlindungan hukum manakala ada hal-hal yang berpotensi dicurangi ketika berlaga. Oleh karena itu, penting bagi tiap pengurus cabor untuk paham terkait hak-hak para atlet khususnya terkait hukum.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum KONI Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara dalam kegiatan Penyuluhan Hukum Terkait Peraturan Keolahragaan bagi para pengurus KONI dan Induk Organisasi Cabang Olahraga (IOCO) se-Kota Semarang, Jumat (4/7/2025). Dia menekankan pentingnya pemahaman hukum dalam pengelolaan organisasi olahraga.

Menurutnya, tantangan dunia olahraga saat ini tidak hanya soal prestasi, tetapi juga menyangkut aspek regulasi, transparansi, dan akuntabilitas.

“Pemahaman terhadap peraturan perundang-undangan keolahragaan sangat krusial, apalagi menjelang Porprov Jateng 2026. Penyuluhan ini kami harapkan bisa meningkatkan kapasitas pengurus agar mampu bekerja sesuai koridor hukum dan menghindari potensi pelanggaran,” ujar Arnaz.

Penyuluhan ini disebut sebagai langkah strategis untuk memastikan seluruh proses pembinaan dan kompetisi olahraga berjalan profesional, adil, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Tak hanya membahas Undang-Undang Keolahragaan, kegiatan ini juga mengulas regulasi internal KONI serta aturan teknis penyelenggaraan event olahraga.

“Kegiatan ini adalah momentum penting untuk memperkuat sinergi, meningkatkan profesionalisme, dan menumbuhkan komitmen bersama dalam membangun olahraga Kota Semarang yang unggul dan berprestasi,” tambah Arnaz.

KONI Kota Semarang optimistis, bekal pengetahuan hukum dari kegiatan ini akan berkontribusi besar dalam menciptakan penyelenggaraan PORPROV 2026 yang sukses, berintegritas, dan membanggakan.(HS)

Ega Rhaka Ghalih Resmi Jadi Asisten Pelatih PSIS

Dukung Program Kesehatan Graris, Kemenag Libatkan Jutaan Siswa dan Santri