HALO BOYOLALI – Realisasi pendapatan Pemkab Boyolali Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp 2.455.462.406.252 atau sebesar 101,44 persen dari anggaran pendapatan setelah perubahan sebesar Rp2.420.568.075.000.
Sedangkan Realisasi belanja Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp 1.990.032.203.320 atau sebesar 94,25 persen dari anggaran belanja setelah perubahan, sebesar Rp 2.111.337.767.000.
Realisasi Belanja Transfer Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp 428.525.531.783 atau sebesar 95,01 persen dari anggaran Belanja Transfer setelah perubahan sebesar Rp 451.015.753.000.
Hal itu diungkapkan Bupati Boyolali, Agus Irawan, dalam sidang paripurna DPRD Kabupaten Boyolali, Jumat (13/06/2025).
Agenda sidang adalah dalam rangka penyerahan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Boyolali tentang pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2024 yang dilaksanakan di Ruang Rapat Paripurna S Paryanto SH MH.
Dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Boyolali, Susetya Kusuma Dwi Hartanta tersebut, diserahkan realisasi APBD Tahun Anggaran 2024.
Hadir pada saat itu Wakil Ketua DPRD Kabupaten Boyolali, Nur Arifin, Fuadi dan Aziz Aminudin,
“Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD merupakan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah pada akhir tahun anggaran, atas pelaksanaan perencanaan dan program yang telah dituangkan dalam APBD, karena itu Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD merupakan tahap akhir dari siklus anggaran yang memuat data realisasi pelaksanaan APBD,” kata Bupati Boyolali, Agus Irawan, seperti dirilis boyolali.go.id.
Realisasi Penerimaan Pembiayaan Tahun Anggaran 2024, sebesar Rp148.785.444.325 atau 100 persen dari jumlah anggaran sebesar Rp 148.785.445.000.
Sedangkan realisasi Pengeluaran Pembiayaan Tahun Anggaran 2024, sebesar Rp 7 miliar atau 100 persen dari anggaran Pengeluaran Pembiayaan setelah perubahan, sebesar Rp 7 miliar.
Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun 2024 dalam Laporan Realisasi Anggaran, sebesar Rp 178.690.115.474.
Sementara untuk catatan aset, kewajiban dan ekuitas dana dalam Neraca Daerah tahun 2024 yakni Jumlah Aset sebesar Rp 4.950.337.968.668,38.
Kemudian jumlah Kewajiban sebesar Rp 36.284.500.221,90. Sementara jumlah Ekuitas sebesar Rp 4.914.053.468.446,48 dan jumlah Kewajiban dan Ekuitas Dana Rp 4.950.337.968.668,38.
“Sehubungan dengan telah selesai dan diserahkannya Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, dimana pada Tahun 2024 ini Laporan Keuangan Kabupaten Boyolali kembali mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sehingga tercatat dari tahun 2011 sampai saat ini Boyolali telah mendapatkan Opini WTP BPK sebanyak 14 kali berturut–turut,” kata Bupati Agus. (HS-08)