in

Layanan Mina Disiapkan hingga 13 Zulhijjah bagi Jemaah Nafar Tsani

Ketua PPIH Arab Saudi Mukhlis M Hanafi. (Foto : kemenag.go.id)

 

HALO SEMARANG – Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Mukhlis M Hanafi, memastikan layanan di Mina akan disiapkan hingga 13 Zulhijjah 1446 H/2025M. Layanan disiapkan khususnya bagi jemaah haji Indonesia yang mengambil Nafar Tsani.

Ada dua skema pergerakan jemaah haji dari Mina ke hotel di Makkah. Pertama  Nafar Awal, yaitu jemaah yang menginap atau mabit di Mina sampai 12 Zulhijjah.

Mereka akan diantar dari Mina ke hotel di Makkah sebelum terbenam matahari terbenam.

Kedua, Nafar Tsani, yaitu: jemaah yang menginap atau mabit di Mina sampai 13 Zulhijjah. Mereka akan diantar dari Mina ke hotel di Makkah sejak 13 Zulhijjah pagi.

“Kami siapkan layanan bagi jemaah Nafar Awal maupun Nafar Tsani. Layanan baik tenda maupun konsumsi di Mina akan tetap diberikan hingga seluruh jemaah kembali ke hotel di Makkah,” kata Mukhlis M Hanafi di Mina, baru-baru ini, seperti dirilis kemenag.go.id.

Penegasan Mukhlis ini sekaligus menepis beredarnya rumor bahwa jemaah Nafar Tsani tidak akan mendapat pelayanan.

“Rumor semacam ini jelas tidak benar alias hoaks,” sebutnya.

Menurut Mukhlis, jemaah diberi kesempatan untuk memilih akan mengambil Nafar Awal atau Nafar Tsani. PPIH mendata usulan jemaah untuk mempersiapkan fasilitas penjemputan.

“Pada tahun-tahun sebelumnya, biasanya sekitar 60% mengambil Nafar Awal, sedang 40% mengambil Nafar Tsani. Data tahun ini masih direkonsiliasi,” ujarnya.

“Apapun pilihan jemaah, kita tetap berikan pelayanan sampai fase akhir Mabit di Mina pada 13 Zulhijjah 1446 H,” tandasnya. (HS-08)

170 Anggota Jemaah Haji Reguler Meninggal, Mayoritas Sakit Jantung

Kemenag dan Masjid Istiqlal Gelar Makan Bergizi Bersama 1.500 Anak Yatim