HALO SEMARANG – Tim Pengawas (Timwas) Haji dari DPR RI akan melaksanakan evaluasi secara menyeluruh, sekaligus melakukan pengawasan langsung dan memastikan pelayanan terhadap jemaah haji Indonesia berjalan sesuai standar.
Hal itu diungkapkan anggota Timwas Haji DPR RI Selly Andriany Gantina, sebelum berangkat ke Arab Saudi, Selasa (27/5/2025) melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
Ia menjelaskan bahwa tim akan meninjau sejumlah aspek penting dalam pelaksanaan haji, antara lain konsumsi atau katering, akomodasi, transportasi, pelayanan, serta sumber daya manusia (SDM) yang bertugas.
“Berhasil tidaknya pengawasan haji sangat ditentukan oleh kualitas SDM, baik dari petugas haji maupun kami selaku pengawas. Mudah-mudahan perjalanan ini diberi kemudahan oleh Allah Swt,” kata anggota Komisi VIII DPR RI ini, seperti dirilis dpr.go.id.
Politisi Fraksi PDI Perjuangan tersebut juga menyoroti sejumlah persoalan, yang terjadi pada gelombang pertama keberangkatan jemaah, seperti keterlambatan bagasi hingga delapan hari, serta pemisahan jemaah dalam satu kloter ke beberapa syarikah.
Ia menyatakan bahwa Timwas akan memverifikasi langsung apakah permasalahan ini sudah ditangani, termasuk kebijakan penyatuan kembali jemaah suami istri atau anggota keluarga di Mekkah.
“Kami berharap keberadaan Timwas di sana bisa memberikan solusi atas kendala yang sudah terjadi dan mencegah permasalahan serupa di gelombang berikutnya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Selly mengungkapkan bahwa kunjungan ini juga menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan haji, termasuk implementasi kebijakan baru di masa mendatang.
Ia merujuk pada rencana peralihan penyelenggaraan haji dari Kementerian Agama kepada Badan Pengelola Haji dan Umrah mulai tahun 2026.
DPR RI, mulai tahun depan akan mendorong agar sistem penyelenggaraan haji lebih tertata, termasuk soal pembagian kloter dan penggunaan satu syarikah untuk satu wilayah.
“Ini penting agar pelayanan jemaah menjadi lebih efisien dan tidak membingungkan baik bagi pihak Indonesia maupun Saudi Arabia,” kata dia.
Dengan keberangkatan ini, DPR RI menegaskan komitmennya untuk menjalankan fungsi pengawasan secara optimal demi kelancaran dan kenyamanan jemaah haji Indonesia. (HS-08)