HALO SEMARANG – Ribuan peserta magang ke Jepang dari DPW III Asosiasi Penyelenggara Pemagangan Luar Negeri (AP2LN) Jawa Tengah dan DIY resmi diberangkatkan. Total ada 1.200 peserta ini diharapkan siap membangun Indonesia ketika selesai magang.
Ketua Umum DPP AP2LN, Firman Budiyanto menjelaskan, peserta magang nantinya akan ditempatkan sesuai bidang kerjanya. Mereka rencananya akan magang dalam waktu satu tahun hingga tiga tahun atau lebih.
“Sektornya ada pertanian, manufaktur, kontruksi, perhotelan, dan lain-lain,” ujar Budiyanto saat melepas peserta magang, di Semarang, Jumat (9/5/2025).
Dia berharap para peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat selama pendidikan. Usai masa kontrak habis, nantinya peserta diberi kebebasan apakah akan lanjut kerja di Jepang atau kembali ke Indonesia.
Namun, dia lebih mengutamakan peserta kembali ke Indonesia untuk membangun negara tercinta dan mendukung Indonesia Emas. Sebab, program yang telah ada sejak 1993, memang dicanangkan untuk membangun Indonesia dengan etos kerja yang lebih baik.
“Bisa lanjut kerja di sana tapi harus lulus sertifikasi di sana. Kami lebih menekankan peserta kembali ke Indonesia untuk membangun negara. Termasuk mendukung Indonesia Emas. Yang sudah-sudah, peserta kembali ke Indonesia,” katanya.
Sementara itu, Menteri Tenaga Kerja RI Prof Yassierli mengatakan magang menjadi sarana belajar dan meningkatkan kompetensi diri. Menurutnya, dengan tenaga yang terampil, bisa memacu produktifitas seseorang pada masa yang akan datang.
“Secara real, mereka praktek selama 3 tahun. Mereka kemudian punya keterampilan untuk bekerja disana atau kembali ke Indonesia,” tandasnya.(HS)