HALO SEMARANG – PSIS hanya mampu meraih hasil imbang saat menjamu Persik Kediri dalam pertandingan BRI Liga 1 di Stadion Jatidiri Semarang, Jumat (11/4/2025) sore. Tak ada gol yang tercipta dalam laga ini.
Kedua tim saling balas serang sepanjang laga. Hanya saja Persik Kediri lebih unggul dalam segi penyerangan dan penguasaan bola. Meski demikian, Laskar Mahesa Jenar beberapa kali juga mengancam gawang Kediri. Namun beberapa peluang yang diciptakan tak mampu dimaksimalkan dengan baik.
Menanggapi laga hari ini, Pelatih PSIS, Gilbert Agius mengaku tak puas dengan hasil yang diraih timnya. Ia menyebut seharusnya timnya menang karena beberapa peluang emas bisa diciptakan.
“Seharusnya kami bisa memaksimalkan pertandingan ini. Kami cukup kecewa,” ujarnya usai pertandingan.
Gilbert menyebut, sebenarnya dia cukup puas dengan permainan para pemainnya. Sejumlah serangan Persik mampu dihadang dengan baik.
“Saya sangat puas determinasi tinggi para pemain, beberapa kali counter attack mereka bagus tapi kami cukup defensif, kita melakukan preventif defensif yang baik,” terangnya.
Lebih lanjut, Gilbert mengakui jika PSIS sangat membutuhkan poin untuk keluar dari zona degradasi. Oleh karena itu, tiap game harus meraih poin penuh khususnya saat bermain di kandang.
“Untuk menghindari zona degradasi kita harus menang semua di Jatidiri,” katanya.
Di sisi lain, pemain PSIS, Syahrul Trisna juga kecewa dengan hasil ini. Dia mengaku jika PSIS layak menang di pertandingan ini.
“Saya juga tidak senang dengan hasil sore ini. Harusnya kita layak menang tapi inilah sepak bolah tidak semuanya bisa kita kontrol,” tandasnya.(HS)