in

Disambati Sepi Pembeli, Agustina Harap JPO Pasar Jatingaleh Bisa Dibangun

Walikota Semarang, Agustina Wilujeng dan Wakil Walikota Semarang, Iswar Aminuddin disambati pedagang saat meninjau harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H di Pasar Jatingaleh Semarang, Selasa (25/3/2025).

HALO SEMARANG – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng dimintai tolong atau disambati pedagang Pasar Jatingaleh terkait kondisi pasar yang sepi pembeli. Salah satu faktor karena tidak adanya fasilitas Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) untuk akses menuju ke Pasar Jatingaleh.

Hal itu dikeluhkan pedagang saat Agustina meninjau harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri, baru-baru ini.

Menanggapi permintaan pedagang untuk disediakan PJO, Agutina langsung meminta Dinas Perhubungan (Dishub), untuk mengkaji pembangunan jembatan JPO yang berada di depan Pasar Jatingaleh.

Salah satu pedagang, Ika, menyampaikan, bahwa kondisi pasar sepi, jarang ada pengunjung yang datang kesini. “Karena mereka malas, tidak ada akses menuju pasar dan lumayan susah,” ujarnya.

Dia menjelaskan, didepan pasar merupakan jalur cepat fly over Jatingaleh. Sementara di sisi utara, terpisah jalan tol.

“Warga yang tinggal di depan pasar (sisi timur,red) malas kesini karena aksesnya susah,” paparnya.

Wali Kota Semarang, Agustina mengaku sudah meminta Dishub untuk bisa melakukan kajian, terkait kemungkinan dibangun jembatan penyeberangan orang untuk akses warga.

“Keluhan dari pedagang, aksesnya susah karena sehingga pasar bisa jadi ramai,” ujarnya.

Dari segi lokasi, sebenarnya Pasar Jatingaleh letaknya tepat ditepi jalan raya. Namun, jalan raya besar di depan pasar merupakan jalur cepat yakni flyover. Sementara di sampingnya terdapat jalan tol.

Kesulitan akses ini, juga menjadi keluhan pedagang menjadi salah satu penyebab sepinya Pasar Jatingaleh. Saat ini warga yang ingin ke pasar harus memutar, tentu dengan jarak tempuh yang lebih jauh.

“Memang akses dari perkampungan menuju ke pasar ini cukup susah, nah kita pikirkan untuk mengembalikan kejayaannya, jika JPO nantinya bisa dibangun,” pungkasnya. (HS-06)

DPRD Rembang Sahkan Empat Perda Baru, dari Kawasan Tanpa Rokok hingga Pelestarian Batik Lasem

Arus Mudik Padat, Polda Jateng Berlakukan One Way Lokal