in

Puncak HPSN 2025, DLH Klaten Gelar Sarasehan Pengelolaan Sampah

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Klaten, Much Nasir membuka acara tersebut, Kamis (27/02/2025) di Gedung Sunan Pandanaran Klaten. (Foto : klaten.go.id)

 

HALO KLATEN – Pemkab Klaten mengajak seluruh warganya, untuk mengelola sampah mulai dari hal-hal kecil, seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan memilah sampah dari rumah.

Ajakan itu disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Klaten, Much Nasir, ketika membuka sarasehan dan Rapat Koordinasi (Rakor) pengelolaan sampah, dalam rangka puncak peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2025.

Kegiatan digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Klaten, Kamis (27/02/2025) di Gedung Sunan Pandanaran Klaten, dan dihadiri Kepala OPD, Ketua TP PKK, Ketua DWP, Kepala Desa, dan tamu undangan lainnya.

Lebih lanjut Much Nasir menyampaikan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) bukan sekadar seremonial, melainkan momentum refleksi dan penguatan komitmen dalam mengatasi permasalahan sampah yang semakin kompleks.

“Saya mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi aktif dalam mengelola sampah melalui program daur ulang, bank sampah, dan gerakan bersih lingkungan. Peran serta masyarakat yang berkesinambungan menjadi kunci keberhasilan Klaten dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat secara berkelanjutan,” kata dia, seperti dirilis klaten.go.id.

Ia juga mengajak mengelola sampah mulai dari hal-hal kecil, seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memilah sampah dari rumah, hingga mengajak orang lain untuk ikut peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar. Mari kita terus galakkan gerakan “Reduce, Reuse, Recycle” dan tingkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya menjaga kelestarian alam.

Ia juga memaparkan bahwa Pemerintah Kabupaten Klaten berkomitmen untuk terus mendukung program-program lingkungan yang inovatif dan bersinergi dengan masyarakat dalam mengelola sampah secara lebih efektif.

“Marilah kita bersama-sama bergandengan tangan, meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Dengan demikian, kita dapat mewujudkan Klaten yang bersih, hijau, dan indah, serta memberikan warisan yang baik bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Sementara, Kepala DLH, Srihadi menjelaskan HPSN ini diperingati didasari karena bencana lingkungan yakni tragedi longsoran sampah di TPA Leuwigajah, Jawa Barat sehingga setiap tanggal 21 Februari diperingati sebagai HPSN.

“Hari ini adalah puncak HPSN di Klaten diperingati dengan acara sarasehan serta FGD tentang persampahan. Tidak hanya itu tetapi ada aksi kampanye gaya hidup minim sampah serta terdapat pameran produk persampahan,” kata dia. (HS-08)

Pemkab Perlu Berinovasi, Bapperida Klaten Gelar Diklat Inisiasi Daerah

Jelang Ramadan, Polresta Surakarta Bagikan Paket Sembako pada Warga