HALO SEMARANG – Seorang remaja meninggal dunia usai menolong temannya yang sebelumnya tenggelam di sungai Kedung Jangan RT 4 RW 3, Purwosari, Kecamatan Mijen, Minggu (16/2/2025) siang.
Korban yang belum diketahui identitasnya ini ditemukan oleh Tim Gabungan pada pukul 17.30 WIB setelah sempat hilang.
Kapolsek Mijen, Kompol Sutowo mengatakan, korban diketahui berusia sekitar 16 tahun. Pihaknya menerima informasi korban tenggelam dari Bhabinkamtibmas pukul 14.30 WIB.
“Untuk korban laki-laki, berusia 16 tahun. Ditemukan sudah dalam keadaan meninggal di lokasi. Itu korban rombongan jemaah, masih muda-muda, warga mana masih dalam pendataan,” ujarnya kepada wartawan.
Kapolsek membeberkan, korban dari rombongan yang berjumlah sekitar 10 orang. Rombongan tersebut melakukan perjalanan dan singgah sebentar di masjid wilayah sekitaran lokasi kejadian.
“Dari rombongan itu, ada dua orang jemaah yang mandi di sungai, terus tenggelam. Nah satu orang ini berusaha menolong, malah dia yang tenggelam, yang ditolong malah selamat,” katanya.
Selanjutnya, tim SAR gabungan Kota Semarang yang mendapat laporan ini juga turun ke lokasi sungai. Tim SAR tersebut ada juga dari relawan, Basarnas termasuk Damkar Kota Semarang.
Setelah ditemukan, korban dievakuasi ke kamar jenazah RSUP dr Kariadi Semarang. Saat ini pihak kepolisian juga masih meminta keterangan para saksi maupun pimpinan jamaah tersebut.
“Ini masih kita mintai keterangan, tadi pimpinan jemaah juga sudah berkoordinasi dengan kita,” tandasnya.(HS)