in

FGD Odaken Tahun 2025 Digelar, Diharapkan Lebih Banyak Desa Cantik di Kendal

Acara FGD Odaken Tahun 2025, di Gedung Abdi Praja Setda Kendal, Selasa (14/1/2025).

HALO KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kendal menggelar Forum Group Discussion (FGD) Olah Data Kendal (Odaken) Tahun 2025, di Gedung Abdi Praja Setda Kendal, Selasa (14/1/2025).

FGD Odaken digelar untuk meningkatkan penyediaan data statistik yang valid di Kendal, salah satunya melalui pembinaan Desa Cinta Statistik (Cantik).

FGD Odaken diikuti instansi pemerintahan di Kendal, baik dari Perangkat Daerah Kabupaten Kendal, Pemerintahan Kecamatan dan Desa, serta lembaga pemerintahan BUMN dan BUMD.

Pj Sekda Kendal, Agus Dwi Lestari menyampaikan, kegiatan merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kendal dengan BPS Kendal dalam rangka sosialisasi data Kendal dalam angka, atau sekarang disebut dengan Odaken Tahun 2025 untuk mewujudkan data yang uptodate dan valid.

“Harapan saya, ini bukan merupakan tugas dari salah satu instansi atau lembaga saja, namun merupakan tugas kita bersama, baik dari pemerintahan desa maupun perangkat daerah teknis sebagai wali data,” ujarnya.

Pj Sekda Kendal juga menyampaikan, terkait dengan data, Desa Sidorejo Kecamatan Brangsong telah mendapatkan sertifikat penghargaan sebagai desa Cinta Statistik (Cantik) 10 besar terbaik di Jawa Tengah tahun 2024.

“Diharapkan menjadi motivasi bagi desa lain supaya bisa mewujudkan penyediaan data statistik yang yang lengkap, ultidate, dan valid, sehingga semua perencanaan pembangunan di Kabupaten Kendal bisa terncana, sesuai, dan tepat sasaran,” harapnya.

Sementara Kepala BPS Kendal, Ade Sandi Parwoto menyampaikan, Desa Cantik menjadi penting, karena jika semua data berbasis desa itu bergerak dinamis, maka yang terjadi dalam mengakses kebutuhan data kabupaten dan kota akan dimudahkan, mengingat semua data level desa sudah tersedia.

Dirinya menyebut, kegiatan juga bertujuan untuk mensinergikan antara semua pihak. Di mana BPS sebagai pembina data, dan perangkat daerah sebagai wali data dan produsen data, serta pihak kecaman dan desa untuk bersama-sama membangun Kendal dengan menyuguhkan data statistik yang valid.

“Tentunya dengan Predikat Desa Cantik Tingkat Nasional Tahun 2023 yang diraih oleh Desa Bumiayu Kecamatan Weleri, dan 10 besar terbaik tingkat Jawa Tengah yang diraih oleh Desa Sidorejo telah menjukan bahwa data ini tersedia hingga level desa,” ujar Ade.

Dirinya juga berharap, sesuai dengan arahan Pj. Sekda Kendal, di tahun 2025 ini setiap kecamatan di Kabupaten Kendal bisa menjadikan mininal satu desa sebagai Desa Cinta Statistik, sehingga pembangunan di Kabupaten Kendal mulai dari tingkat desa bisa lebih baik lagi.

Kepala Desa Sidorejo, Edi Kadarisman mengucapkan terima kasih kepada BPS dan Pemerintahan Kabupaten Kendal yang terus melakukan pembinaan dan pendampingan kepada Desa Sidorejo, sehingga bisa mendapatkan penghargaan 10 besar terbaik Desa Cantik tingkat Jawa Tengah.

Menurut Edi, untuk menyediakan data yang valid harus fokus dalam penggalian data yang ada di desa, sehingga bisa disediakan dengan baik, dan diakses dengan mudah oleh masyarakat umum.

“Data ini sangatlah penting dalam pengembangan sebuah desa, karena dalam membangun desa perlu adanya data yang valid, agar pembangunannya bisa lebih terarah dan tepat sasaran sesui prioritas,” ungkap Edi.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan dari BPS Kendal kepada Dispermasdes Kendal sebagai OPD yang melakukan pembinaan baik kepada desa dan juga kepada Desa Sidorejo Kecamatan Brangsong sebagai Desa Cantik di Kendal.

Kemudian penyerahan Penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Kendal kepada BPS Kendal sebagai Instansi Pembina data di Kabupaten Kendal yang dinilai dapat melaksanakannya dengan baik. (HS-06)

 

Cegah PMK, Polres Grobogan Sebar Personel Beri Edukasi pada Peternak

Prakiraan Cuaca Semarang dan Sekitarnya, Rabu (15/1/2025)