in

Awal Tahun 2025, Harga Cabai di Pasar Bulu Semarang Sentuh Rp 98 Ribu per Kilogram

Pedagang pasar Bulu Semarang tengah melayani pembeli di lapaknya, Senin (6/1/2025).

HALO SEMARANG – Sepekan di tahun 2025, harga kebutuhan pangan strategis masyarakat di pasar tradisional Kota Semarang seperti cabai terpantau melonjak drastis, sampai menyentuh Rp 98 ribu per kilogram. Adapun kenaikan harga cabai yang signifikan ini, yakni terutama untuk jenis cabai setan atau rawit merah.

Salah satu pedagang di Pasar Bulu, Lasih (60) menjelaskan, kenaikan harga cabai ini terjadi pada Minggu (5/1) kemarin, dan hari ini Senin (6/2) masih di kisaran Rp 95 ribu perkilogram.

“Harga cabai rawit merah sudah naik dari hari Minggu kemarin (5/1), sekarang masih dijual dikisaran Rp 95 ribu perkilogram,” ujarnya, Senin (6/1/2025).

Sedangkan, untuk jenis cabai keriting merah Rp 35 ribu sekarang harganya menjadi 40 ribu perkilogram.

“Kemarin sempat naik juga harganya Rp 60 ribu perkilogram. Kalau cabai rawit hijau dijual Rp 35 ribu perkilogram, karena memang saat belinya dari pemasoknya sudah naik, jadi ikut naik juga harganya,” katanya.

Melambungnya harga komoditas cabai, lanjut Lasih, mulai terlihat sejak dari beberapa hari ini, setelah perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Sedangkan untuk sayuran seperti kol juga sudah mengalami kenaikan diharga, menjadi Rp 7 ribu perkilogram sebelumnya 5 ribu perkilogram. Kol naik 2 ribu. Lalu, wortel sekarang jadi Rp 12 ribu perkilogram, sebelumnya Rp 10 ribu perkilogram,” imbuhnya.

Dikatakan dia, untuk kenaikan harga sayuran ini, sudah bertahan beberapa pekan lalu sebelum Natal dan Tahun Baru.

“Harganya masih bertahan terus, kalau barangnya langka, tapi kalau pas panen dan barangnya banyak harganya akan turun,” paparnya.

Senada dengan pedagang lainnya, Tugiman (42), menjelaskan, harga cabai Minggu (5/1/2025) sampai menyentuh Rp 98 ribu perkilogram.

“Sekarang dijual Rp 90-95 ribu perkilogram jenis cabai rawit merah,” katanya.

Menurut dia, kenaikan harga cabai di pasaran ini karena stok cabai yang sedikit.

“Jadi harganya otomatis naik. Kemungkinan panen petani sedikit, karena pas musim hujan, seperti bulan Desember dan Januari,” ungkapnya.

“Kenaikan harga juga terjadi untuk jenis cabai rawit putih naik jadi 40 ribu dari 32 ribu perkilogram. Cabai rawit hijau naik sebelumnya Rp 50 jadi 75 ribu, bahkan sempat sampai Rp 80 ribu perkilogram pada Sabtu (4/1). Cabai keriting hijau jadi Rp 32 ribu dari harga Rp 20 ribuan,” sambungnya.

Menurut dia, lonjakan drastis harga cabai ini juga dipicu oleh perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Karena harga pangan mulai merangkak naik sejak beberapa pekan lalu, dan masih bertahan. Namun, kondisi ini tidak terjadi untuk bawang putih dan bawang merah, untuk bawang putih harganya masih Rp 44 ribu perkilogram, sedangkan bawang merah dijual dengan harga Rp 40 ribu perkilogram,” pungkasnya. (HS-06)

Tersambar Kereta di Perlintasan Tawangsari Semarang, Seorang Pejalan Kaki Meninggal

Polda Jateng Gagalkan Penyelundupan Sabu-Sabu Seberat 13,92 Kilogram dan 10.300 Pil Ekstasi di Semarang