HALO SEMARANG – Sebanyak 131 Kepala Keluarga (KK) mengikuti program transmigrasi tahun 2024. Pemberangkatan para transmigran dilepas oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY) bersama Menteri Transmigrasi M Iftitah.
Rombongan transmigran ditempatkan di sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi. Pelepasan kali ini dilakukan secara serentak di Semarang dan Surabaya baik secara langsung maupun virtual beberapa waktu lalu.,
Menko AHY menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mempersiapkan program transmigrasi ini, termasuk pemerintah daerah dari Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur.
Menurutnya, Program transmigrasi ini bukan sekedar memindahkan masyarakat ke lokasi baru, melainkan juga membuka peluang bagi mereka untuk meraih kesejahteraan yang lebih baik.
“Pemerintah telah mempersiapkan fasilitas seperti jalan, irigasi, listrik, air bersih, sanitasi, hingga perumahan layak huni. Selain itu, Kementerian ATR/BPN turut memastikan bahwa lahan yang digunakan memiliki status hukum yang jelas dan sesuai peruntukan, baik untuk perumahanaupun lahan produksi seperti pertanian dan perkebunan,” ujarnya dalam rilis.
Menko AHY juga memberikan apresiasi kepada para transmigran yang berani membuka lembaran baru.
Dirinya juga menegaskan, Pemerintah berkomitmen untuk mendampingi dan memastikan bahwa para transmigran dapat memulai kehidupan yang lebih baik di lokasi tujuan.
“Kami berharap program ini tidak hanya memberikan peluang, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara konkret,” harap Menko AHY.
“Dengan dukungan penuh dari pemerintah, kami yakin para transmigran dapat menjadi teladan dan pionir pembangunan di daerah baru,” imbuhnya.
Pemerintah berkomitmen dalam merealisasikan program transmigrasi sebagai bagian dari pembangunan nasional, dengan fokus pada pemerataan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Adapun total transmigran di tahun 2024 terdapat 121 KK dan tambahan 10 KK dari daerah Konawe, sehingga yang terdaftar pada program ini di tahun 2024 sebanyak 131 KK. (HS-06)